
Lopian (Humas) Kepala MIN 6 Tapanuli Tengah, Masyhur Tanjung, S.Ag, MM turun langsung melakukan supervisi pembelajaran ke seluruh kelas pada Senin, 14 September 2026. Kegiatan ini merupakan agenda rutin untuk memastikan proses belajar mengajar berjalan sesuai standar kurikulum madrasah.
Dengan membawa lembar observasi dan catatan pembinaan, beliau mengunjungi 12 ruang kelas mulai dari kelas 1 hingga kelas 6. Supervisi tidak hanya fokus pada administrasi guru, tetapi juga mengamati metode mengajar, penggunaan media, pengelolaan kelas, hingga keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran.
Kepala MIN 6 Tapanuli Tengah, Masyhur Tanjung menyampaikan tujuan utama supervisi ini. “Supervisi bukan untuk mencari kesalahan. Ini adalah bentuk pembinaan dan pendampingan. Kita ingin memastikan anak-anak kita mendapat pembelajaran yang menyenangkan, bermakna, dan berkarakter,” ujarnya di sela-sela kegiatan
Beliau juga memberikan apresiasi kepada guru yang sudah kreatif. “Saya melihat banyak guru sudah menggunakan media sederhana dan menarik. Ada yang pakai kartu huruf, ada yang pakai praktek langsung. Pesan saya, terus berinovasi. Anak zaman sekarang butuh guru yang tidak hanya mengajar, tapi juga menginspirasi,” tambah Masyhur Tanjung
Setelah supervisi kelas, kegiatan dilanjutkan dengan refleksi bersama dewan guru. Hasil temuan disampaikan secara terbuka dan solutif. Beberapa poin penguatan yang ditekankan yaitu penguatan literasi, penguatan iman dan takwa melalui doa dan tilawah sebelum pelajaran, serta penataan kelas yang kondusif.
MIN 6 Tapanuli Tengah berkomitmen menjadikan supervisi sebagai budaya mutu. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan seluruh guru semakin profesional dan siswa MIN 6 semakin unggul dalam prestasi akademik maupun akhlak.