
Sorkam Barat (Humas) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tapanuli Tengah kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dua siswa terbaik madrasah tersebut dinyatakan lulus seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2026. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dari kualitas pembelajaran dan bimbingan intensif yang konsisten diterapkan oleh madrasah guna mengantarkan para peserta didik menuju gerbang perguruan tinggi impian mereka. Sabtu, 30 Mei 2026
Kabar kelulusan ini disambut dengan rasa syukur dan haru oleh seluruh civitas akademika. Dua siswa yang sukses menembus ketatnya persaingan SNBT tersebut adalah Rahdiansyah Sinaga yang berhasil diterima di Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Negeri Medan, serta Barlian Afghan Pasaribu yang dinyatakan lulus pada Jurusan Pengelolaan Perhotelan di Politeknik Negeri Lampung. Keberhasilan kedua siswa ini menjadi angin segar sekaligus motivasi besar bagi adik-adik kelas mereka untuk terus berjuang meraih mimpi akademik yang tinggi.
Kepala MAN 2 Tapanuli Tengah, Muhammad Lufti Siambaton, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pencapaian gemilang yang diraih oleh anak didiknya tersebut. Beliau menegaskan bahwa kelulusan ini merupakan buah dari kerja keras, disiplin, dan doa yang tidak pernah putus dari siswa, orang tua, serta para guru yang tanpa lelah memberikan bimbingan. “Selamat kepada anak-anak kami yang telah berjuang dan berhasil lulus lewat jalur SNBT 2026. Ini adalah pencapaian yang luar biasa karena persaingan di tingkat nasional sangat ketat. Eksistensi madrasah terbukti nyata melalui prestasi ini, dan kami berharap mereka dapat menjaga nama baik almamater serta terus mengukir prestasi di bangku perkuliahan nanti,” ujar Muhammad Lufti Siambaton bangga.
Rasa bahagia dan syukur yang mendalam juga diungkapkan oleh salah satu siswa yang lulus. Mereka mengaku sangat berterima kasih atas fasilitas pembelajaran, try out berkala, serta dukungan moral yang luar biasa yang diberikan oleh pihak madrasah selama masa persiapan menghadapi ujian tulis berbasis komputer tersebut. “Kami sangat bersyukur kepada Allah SWT dan berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kepala Madrasah serta seluruh guru pembimbing di MAN 2 Tapanuli Tengah. Tanpa arahan, kesabaran guru dalam mengajar, dan doa dari orang tua, kami tidak akan sampai di titik ini. Perjuangan belajar siang-malam akhirnya terbayar lunas,” ungkap Rahdiansyah Sinaga.
Keberhasilan lewat jalur tes ini melengkapi rangkaian prestasi akademik MAN 2 Tapanuli Tengah dalam seleksi masuk perguruan tinggi tahun ini, setelah sebelumnya sejumlah siswa juga telah dinyatakan lulus melalui jalur prestasi (SNBP). Pihak manajemen madrasah berkomitmen untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan program bimbingan belajar guna mendongkrak persentase kelulusan siswa di perguruan tinggi negeri pada tahun-tahun mendatang, demi mencetak generasi madrasah yang mandiri dan berprestasi.