
Pandan (Humas). MAN 3 Tapanuli Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan prestasi dan kualitas pendidikan melalui keikutsertaan guru Bahasa Arab pada Olimpiade Bahasa Arab (OBA) ke-9 Tahun 2026. Kegiatan tersebut menjadi salah satu ajang bergengsi dalam pengembangan kompetensi guru dan peserta didik di bidang Bahasa Arab,Sabtu(9.5).
Guru Bahasa Arab MAN 3 Tapanuli Tengah yang mengikuti kegiatan tersebut yakni Babar Susilawati dan Jusri Tumanggor. Keduanya mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan antusias sebagai bentuk keseriusan dalam meningkatkan kemampuan profesional di bidang Bahasa Arab.
Keikutsertaan guru dalam OBA 2026 menjadi bukti bahwa semangat berprestasi tidak hanya dimiliki oleh peserta didik tetapi juga oleh tenaga pendidik di lingkungan madrasah. Melalui kegiatan tersebut guru diharapkan mampu terus mengembangkan wawasan, keterampilan dan metode pembelajaran yang lebih inovatif.
Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah Hj. Juraida Siregar, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas partisipasi para guru dalam kegiatan Olimpiade Bahasa Arab tersebut. Guru harus menjadi teladan bagi peserta didik dalam semangat belajar, berkompetisi dan mengembangkan diri.
Beliau juga menegaskan bahwa madrasah terus mendukung setiap kegiatan yang dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia baik bagi guru maupun peserta didik. Dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aktif, unggul dan berprestasi.
Plt. Kaur Tata Usaha MAN 3 Tapanuli Tengah Nurazizah Simanungkalit, S.Pd., turut memberikan dukungan terhadap keikutsertaan guru dalam kegiatan OBA 2026. Ia menyampaikan bahwa partisipasi guru dalam ajang akademik menjadi langkah positif dalam meningkatkan mutu pendidikan serta membangun semangat kompetitif di lingkungan madrasah.
Nurazizah Simanungkalit menyampaikan bahwa guru yang aktif mengikuti kegiatan pengembangan diri akan memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di kelas. Ia berharap keikutsertaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh tenaga pendidik untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi.
Olimpiade Bahasa Arab menjadi sarana yang sangat baik bagi guru untuk memperluas pengetahuan dan mempererat silaturahmi dengan pendidik dari berbagai daerah. Selain itu kegiatan ini juga menjadi wadah berbagi pengalaman serta strategi pembelajaran Bahasa Arab yang efektif dan menyenangkan.
Babar Susilawati dan Jusri Tumanggor mengikuti setiap tahapan kegiatan dengan serius dan penuh tanggung jawab. Persiapan dilakukan secara maksimal agar dapat memberikan hasil terbaik sekaligus membawa nama baik MAN 3 Tapanuli Tengah dalam ajang tersebut.
Keikutsertaan guru dalam kompetisi akademik seperti OBA diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran di kelas. Pengalaman dan ilmu yang diperoleh nantinya dapat diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar sehingga peserta didik semakin termotivasi untuk belajar Bahasa Arab.
MAN 3 Tapanuli Tengah selama ini terus mendorong seluruh tenaga pendidik untuk aktif mengikuti pelatihan, seminar maupun kompetisi pendidikan sebagai bagian dari peningkatan mutu pendidikan madrasah. Langkah tersebut juga menjadi bentuk komitmen madrasah dalam menciptakan tenaga pendidik yang profesional dan berdaya saing.
Melalui keikutsertaan guru dalam Olimpiade Bahasa Arab ke-9 Tahun 2026 ini MAN 3 Tapanuli Tengah berharap dapat terus menumbuhkan budaya belajar, semangat berprestasi serta meningkatkan kualitas pendidikan madrasah di masa yang akan datang.(ms)