
Pinangsori (Humas) — Kepala Tata Usaha MTsN 2 Tapanuli Tengah, Lahmuddin Nasution, S.Pd.I., memimpin doa bersama sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk mendoakan kesuksesan peserta Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) yang akan melanjutkan perjuangan di tingkat Provinsi Sumatera Utara pada 5–6 Oktober 2026. Kegiatan doa bersama tersebut diikuti oleh para wakil kepala madrasah, guru, pembimbing, serta peserta OMI MTsN 2 Tapanuli Tengah. Suasana berlangsung khidmat dan penuh harapan, dengan seluruh civitas akademika memanjatkan doa agar para peserta diberikan kesehatan, kelancaran, ketenangan, dan kemampuan terbaik selama mengikuti kompetisi. Doa bersama menjadi salah satu bentuk dukungan moril keluarga besar madrasah sebelum para siswa menghadapi tahapan kompetisi yang lebih tinggi.
Dalam arahannya, Kepala MTsN 2 Tapanuli Tengah, Hj. Kawati, S.Pd., menyampaikan bahwa keberhasilan dalam sebuah kompetisi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga membutuhkan ikhtiar, doa, disiplin, ketekunan, dan keyakinan diri. “Anak-anak sudah berusaha dan berlatih dengan sungguh-sungguh. Mari kita sempurnakan ikhtiar tersebut dengan doa. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan, ketenangan, dan hasil terbaik bagi seluruh peserta OMI MTsN Tapanuli Tengah di tingkat provinsi,” ungkapnya. Ia juga mengingatkan para peserta agar tidak merasa terbebani dengan hasil yang akan diperoleh, tetapi tetap fokus memberikan kemampuan terbaik selama mengikuti kompetisi. Menurutnya, keikutsertaan dalam OMI merupakan pengalaman berharga yang dapat menjadi bagian dari proses pengembangan potensi siswa.
Para guru dan pembimbing turut memberikan motivasi kepada peserta agar tetap percaya diri dan mampu menunjukkan kemampuan yang telah dipersiapkan selama proses pembinaan. Dukungan tersebut diberikan melalui pendampingan akademik maupun penguatan mental menjelang pelaksanaan kompetisi. Keluarga besar MTsN 2 Tapanuli Tengah berharap para peserta dapat menjaga kesehatan, konsentrasi, serta mengikuti setiap tahapan perlombaan dengan penuh tanggung jawab. Semangat untuk berprestasi diharapkan tetap berjalan seiring dengan sikap rendah hati dan menjunjung tinggi sportivitas selama berkompetisi.
Salah satu peserta yang akan membawa nama MTsN 2 Tapanuli Tengah pada OMI tingkat Provinsi Sumatera Utara adalah Nur Aisyah Alya Putri pada bidang Matematika. Aisyah sebelumnya berhasil meraih prestasi pada OMI tingkat Kabupaten Tapanuli Tengah sehingga berhak melanjutkan perjuangan ke tingkat provinsi. Kepala madrasah berharap Aisyah mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan bersaing secara sehat dengan peserta dari madrasah lainnya. “Mudah-mudahan ananda Aisyah mampu bersaing dengan madrasah lain dan terus membawa nama baik MTsN 2 Tapanuli Tengah hingga ke tingkat nasional,” harapnya.
Dengan berbagai persiapan, pembinaan, dukungan para guru dan pembimbing, serta doa seluruh civitas akademika, keluarga besar MTsN 2 Tapanuli Tengah optimis para peserta dapat mengikuti OMI tingkat provinsi dengan penuh percaya diri. Doa bersama menjadi pengingat bahwa setiap prestasi membutuhkan proses, kerja keras, dan dukungan dari berbagai pihak. Para peserta diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus menjadikan pengalaman kompetisi sebagai bekal untuk mengembangkan kemampuan di masa mendatang. Semoga perjuangan peserta OMI MTsN 2 Tapanuli Tengah pada 5–6 Oktober 2026 berjalan lancar dan membuahkan hasil yang membanggakan bagi madrasah serta Kabupaten Tapanuli Tengah. (A.W)