
Pandan (Humas) – Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Tapanuli Tengah, Bas A.H Sinaga, S.Th; Lebora Siregar, S.Th; Lisda Maria Br. Manurung, S.Pd.K beserta Anak PPL dari IAKN Tarutung, Natasya Napitupulu dan Risna Siregar, melaksanakan kegiatan pembinaan rohani bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Sibolga, Rabu (22/04/2026).
Pembinaan mengangkat tema “Membangun Iman Umat Tanpa Melihat Status Sosial” yang terambil dari nats Alkitab Roma 10 : 17 yang menekankan pentingnya kasih dan solidaritas tanpa memandang latar belakang seseorang.
Menurut Bas, tema ini mengajarkan prinsip dasar bahwa iman yang hidup harus diwujudkan melalui perbuatan yang tulus dan tindakan nyata. Kegiatan ini menyoroti nilai kemanusiaan yang mempersatukan umat beriman untuk mengatasi perbedaan, dengan fokus pada perwujudan nyata iman melalui tindakan kasih dalam kehidupan sehari-hari.
“Dengan satu iman, satu kemanusiaan, kita membangun solidaritas tanpa batas status,” ujarnya.
Kehadiran Penyuluh Agama di Lapas Kelas II-A Sibolga ini menunjukkan komitmen Kementerian Agama dalam memberikan pembinaan spiritual kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan pemasyarakatan.
Pembinaan rohani seperti ini menjadi bagian penting dalam proses rehabilitasi warga binaan, membantu mereka mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat dengan bekal spiritual yang kuat.