Perkuat Ukhuwah, Kepala KUA Lumut Sampaikan Tausyiah di Pengajian Muslimat NU Kecamatan Lumut

Lumut (Humas) – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lumut Ahmad Putra Tanjung, S.HI, hadir mengisi ceramah agama dalam kegiatan pengajian rutin Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Lumut, Senin 4 Mei 2026. Sebelum Ka KUA Lumut menyamapaikan Tausyiah  pengajian dimulai membacakan Surah Yasin, Takhtim,Tahlil. Bertempat di salah satu rumah warga, pengajian berlangsung khidmat dengan dihadiri puluhan jamaah Muslimat NU yang kompak mengenakan seragam bernuansa hijau. Acara lesehan di atas karpet ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus menambah ilmu keagamaan bagi ibu-ibu.

Dalam tausyiahnya, Kepala KUA Lumut Ahmad Putra mengangkat tema seputar ibadah haji. Beliau menjelaskan keutamaan, syarat wajib, rukun haji, serta persiapan spiritual dan fisik bagi calon jamaah. Materi ini dipilih mengingat animo masyarakat untuk menunaikan rukun Islam kelima cukup tinggi, sekaligus menyambut musim haji 2026.

Menunaikan ibadah haji tidak hanya butuh bekal materi, tapi juga ilmu dan kesiapan hati. Mari kita luruskan niat semata-mata karena Allah SWT,” pesan Kepala KUA Lumut di hadapan jamaah sambil memegang mikrofon.

Selain membahas fikih haji, beliau juga menekankan pentingnya memperkuat ukhuwah islamiyah antar sesama warga NU dan masyarakat Lumut. Pengajian rutin seperti ini dinilai efektif menjaga kekompakan serta membentengi umat dari paham-paham yang memecah belah.

Ketua Muslimat NU Kecamatan Lumut, Nurul Uliyah menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kepala KUA. “Alhamdulillah, tausiyah dari Kepala KUA sangat mencerahkan. Ibu-ibu jadi lebih paham tahapan haji dan makin semangat menabung untuk daftar,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk kemaslahatan umat dan kelancaran jamaah haji Indonesia tahun ini. Pengajian Muslimat NU Kec. Lumut sendiri rutin digelar setiap bulan sebagai sarana pembinaan keagamaan bagi kaum ibu.

Pengajian Muslimat NU Kecamatan Lumut sendiri merupakan agenda bulanan yang menjadi wadah pembinaan keagamaan bagi kaum ibu untuk mewujudkan Masyarakat Lumut yang religius, rukun, dan moderat.