
Sibolga (Humas). MIN 6 Tapanuli Tengah kembali menorehkan tinta emas di kancah seni musik. Tim drumband kebanggaan madrasah, Gita Swara MIN 6 Tapteng, resmi dinobatkan sebagai Juara 1 dalam ajang bergengsi D’Nauli Festival 2026 yang diadakan di Lapangan Simare-mare Sibolga , Minggu (25/10/26) yang diselenggarakan oleh BI Sibolga dan berkerjasama dengan Pemerintah kota Sibolga.
Keberhasilan ini diraih setelah melalui persaingan yang sangat ketat dengan grup drumband terbaik dari berbagai Tingkatan SD maupun SMP yang ada di Kota Sibolga. Tampil memukau di hadapan dewan juri dan ribuan penonton, anak-anak asuhan MIN 6 Tapanuli Tengah berhasil menyuguhkan harmoni musik, ketukan perkusi yang dinamis, serta formasi barisan yang rapi dan penuh disiplin.
Kepala Madrasah MIN 6 Tapanuli Tengah, Masyhur Tanjung menyambut kemenangan ini dengan rasa syukur dan haru yang mendalam. Beliau menyampaikan bahwa prestasi ini merupakan buah manis dari kerja keras, kedisiplinan, serta doa yang tidak pernah putus dari seluruh warga madrasah. “Kami sangat bersyukur dan bangga atas prestasi luar biasa yang dipersembahkan oleh anak-anak kami di ajang D’Nauli Festival 2026 ini. Juara 1 bukanlah hadiah yang datang dengan sendirinya, melainkan hasil dari latihan yang melelahkan, keringat, dan air mata yang tumpah selama berbulan-bulan di bawah terik matahari. Keberhasilan ini membuktikan bahwa siswa-siswi madrasah tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga mampu bersaing dan menjadi yang terbaik di bidang seni dan ekstrakurikuler. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi dan membawa nama harum MIN 6 Tapanuli Tengah di tingkat yang lebih tinggi.” ungkapnya
Sementara itu, pelatih kepala tim drumband MIN 6 Tapanuli Tengah, Marching Lubis Manajemen mengungkapkan rasa bangganya terhadap mental juara yang ditunjukkan oleh anak-anak didiknya selama masa persiapan hingga hari perlombaan. Beliau menceritakan betapa ketatnya jadwal latihan yang harus ditaati oleh para siswa di tengah kesibukan belajar mereka di kelas.
“Anak-anak ini adalah pejuang sejati di lapangan. Di tengah keterbatasan waktu, mereka menunjukkan semangat pantang menyerah yang luar biasa. Kunci kemenangan kita hari ini adalah kekompakan, fokus yang tinggi, dan disiplin yang ketat saat mengikuti instruksi di arena. Setiap ketukan drum dan kibaran bendera yang mereka tampilkan adalah cerminan dari ketekunan mereka selama latihan. Saya, sebagai pelatih, merasa sangat terharu dan berterima kasih kepada pihak madrasah, para guru, dan orang tua murid yang senantiasa memberikan dukungan penuh tanpa henti. Kemenangan ini adalah kemenangan kita bersama.” Ujarnya
Pihak madrasah berharap momentum kemenangan ini dapat terus memicu semangat kreativitas Murid lainnya, sekaligus mempererat kebersamaan dan rasa percaya diri generasi muda madrasah dalam menghadapi berbagai tantangan kompetisi di masa depan.