
Sorkam Barat (Humas) – Dalam upaya memperkuat karakter religius, keteladanan, dan kepedulian sosial di lingkungan madrasah, Kepala Madrasah beserta seluruh guru dan staf MAN 2 Tapanuli Tengah menggelar peluncuran (launching) gerakan “Konfaq Waspada” (Koalisi Infaq Walau Sedikit Tapi Ada). Acara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat ini dipusatkan di halaman utama madrasah pada hari pelaksanaan. Gerakan keagamaan yang bernilai mulia ini secara khusus menyasar para pendidik dan tenaga kependidikan di madrasah tersebut sebagai bentuk aksi nyata kepedulian sosial dari guru untuk sesama. Selasa, 14 Juli 2026
Program “Konfaq Waspada” ini sendiri merupakan gagasan visioner yang dicetuskan langsung oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tapanuli Tengah. Kemenag Tapteng merancang gerakan ini dengan filosofi yang sederhana namun mendalam, yaitu menanamkan kesadaran bahwa berbagi tidak harus menunggu mapan atau dalam jumlah yang besar. Melalui gerakan rutin yang digelorakan oleh Kemenag ini, diharapkan kebiasaan berinfaq dapat menjadi gaya hidup positif yang melekat erat di lingkungan pendidikan Tapanuli Tengah.
Dalam sambutannya, Kepala MAN 2 Tapanuli Tengah Muhammad Lufti Siambaton menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kemenag Tapteng atas pencetusan program mulia ini. Pihak madrasah berkomitmen penuh untuk mengawal dan menyukseskan gerakan ini agar berjalan secara konsisten, amanah, dan transparan melalui partisipasi aktif para guru dan staf. “Melalui gerakan ‘Konfaq Waspada’ ini, kami ingin membuktikan bahwa keteladanan adalah metode dakwah terbaik. Guru tidak hanya bertugas mentransfer ilmu di dalam kelas, melainkan juga harus menjadi pelopor utama dalam menebar kebaikan dan kepedulian sosial yang nyata bagi lingkungan sekitar,” ujar beliau dalam arahannya.
Nantinya, dana yang terhimpun dari gerakan “Konfaq Waspada” dari kalangan guru dan staf ini akan dialokasikan untuk berbagai kegiatan sosial dan keagamaan. Dengan demikian, program ini tidak hanya melatih kecerdasan spiritual para pendidik, tetapi juga mengasah kepekaan sosial mereka terhadap kondisi riil di sekitarnya, termasuk membantu siswa-siswi yang kurang mampu di madrasah. Melalui implementasi nyata ini, madrasah berkomitmen untuk melahirkan ekosistem pendidikan yang harmonis serta sarat akan nilai-nilai kemanusiaan.
Acara peluncuran ditandai dengan penyerahan infaq perdana secara simbolis ke dalam wadah “Konfaq Waspada” oleh Kepala Madrasah, yang kemudian diikuti secara tertib oleh segenap guru dan staf tata usaha. Peluncuran ini diharapkan dapat menjadi pemantik bagi madrasah dan instansi lain di bawah naungan Kemenag Tapteng untuk turut menyukseskan gerakan serupa di kalangan pendidik. Dengan sinergi dan ketulusan para guru, gerakan “Walau Sedikit Tapi Ada” ini optimis mampu membawa manfaat sosial yang luas serta mendatangkan keberkahan bagi bumi Tapanuli Tengah.