
Tapanuli Tengah (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka mematangkan persiapan menghadapi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Tahun 2026, sekaligus melakukan evaluasi kinerja Kepala Madrasah. Kegiatan ini dihadiri oleh Kasi Pendis, Kepala MIN, MTsN dan MAN se-Kabupaten Tapanuli Tengah, serta Kepala MIS, MTs, MAS Aisyiyah Pargodungan, Kepala MTs Swasta Darun Najah Lopian dan Kepala SMA Swasta Al-Muslimin Pandan. Rakor tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan sinergi dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah serta mempersiapkan peserta didik menghadapi kompetisi di tingkat provinsi. Rapat koordinasi dilaksanakan pada hari Selasa (15/09) di Aula Kantor Kemenag Kab. Tapanuli Tengah.
Dalam penyampaiannya, Kepala Kankemenag Kabupaten Tapanuli Tengah, H. Awaluddin Habibi Siregar, S.Ag., MA menekankan agar seluruh Kepala Madrasah memberikan perhatian dan dukungan penuh kepada para peserta yang telah berhasil lolos ke tingkat provinsi. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan 33 siswa/i tersebut merupakan hasil kerja sama antara peserta didik, guru, pembina, Kepala Madrasah dan seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembinaan. “Kita harus memberikan pembinaan yang maksimal kepada anak-anak kita, sehingga mereka dapat tampil percaya diri dan memberikan prestasi terbaik untuk Kabupaten Tapanuli Tengah,” ujar Awaluddin Habibi Siregar. Ia juga mengingatkan Kepala Madrasah agar terus meningkatkan kualitas pembinaan serta menciptakan lingkungan pendidikan yang mampu mendorong siswa untuk berprestasi.
Dalam pembahasan persiapan OMI, Kemenag Tapteng memberikan perhatian khusus terhadap peserta yang telah berhasil lolos dari tingkat Kabupaten Tapanuli Tengah menuju tingkat Provinsi Tahun 2026. Sebanyak 33 siswa/i dinyatakan berhasil melaju ke tingkat provinsi, yang terdiri dari 6 murid tingkat MI, 9 murid tingkat MTs dan 18 murid tingkat MA/SMA. Para peserta tersebut diharapkan dapat mempersiapkan diri secara maksimal melalui pembinaan dan pendampingan yang berkelanjutan dari madrasah masing-masing.
Selain persiapan OMI, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan evaluasi kinerja Kepala Madrasah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola dan kepemimpinan satuan pendidikan. Awaluddin Habibi Siregar menyampaikan bahwa evaluasi bukan semata-mata untuk melihat hasil kerja, tetapi juga menjadi sarana pembinaan agar Kepala Madrasah dapat menjalankan tugas secara lebih efektif, profesional dan bertanggung jawab. Kepala Madrasah diharapkan mampu meningkatkan kualitas manajemen, pembinaan guru dan tenaga kependidikan, pelayanan kepada peserta didik serta terus mendorong lahirnya berbagai prestasi di lingkungan madrasah.
Melalui Rakor ini, Awaluddin Habibi Siregar selaku Kepala Kankemenag Tapanuli Tengah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi bersama seluruh madrasah dan sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan serta prestasi peserta didik. Keberhasilan 33 siswa/i yang lolos OMI ke tingkat Provinsi Tahun 2026 menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk terus memberikan pembinaan terbaik kepada generasi madrasah. Dengan dukungan Kepala Madrasah, guru, pendamping, orang tua dan seluruh pihak terkait, kontingen Tapanuli Tengah diharapkan mampu tampil maksimal dan meraih prestasi terbaik pada OMI Tingkat Provinsi Tahun 2026.