Kemenag Tapteng Selenggarakan Pembinaan BKM, Imam dan Khatib Se-Kecamatan Sibabangun dan Sukabangun

Sibabangun (Humas) – Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah melalui Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Badan Kesejahteraan Masjid (BKM), Imam dan Khatib se-Kecamatan Sibabangun dan Sukabangun. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 05 Agustus 2026, bertempat di Masjid Nurul Iman, Lingkungan V Sukaramai, Kecamatan Sibabangun. Kegiatan tersebut diikuti oleh 16 perwakilan masjid yang berasal dari wilayah Kecamatan Sibabangun dan Kecamatan Sukabangun sebagai upaya meningkatkan kapasitas pengurus masjid, imam, dan khatib dalam memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan dihadiri oleh para pengurus BKM, imam, serta khatib dari masing-masing masjid. Melalui pembinaan ini, Kementerian Agama berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara pengurus masjid dengan pemerintah dalam mewujudkan tata kelola masjid yang profesional, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat.

Materi pembinaan BKM disampaikan oleh Kepala Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah, H. Bincar Halomoan Siregar, S.Ag., M.H. Dalam paparannya beliau menekankan bahwa Badan Kesejahteraan Masjid memiliki peran yang sangat strategis dalam memakmurkan masjid. Menurutnya, BKM tidak hanya bertugas mengelola administrasi dan sarana prasarana masjid, tetapi juga harus mampu menyusun program keagamaan yang bermanfaat bagi masyarakat, menjaga transparansi pengelolaan keuangan, serta membangun kebersamaan dan semangat gotong royong dalam memakmurkan rumah Allah. Ia juga mengajak seluruh pengurus BKM untuk terus meningkatkan kompetensi dan menjadikan masjid sebagai pusat dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan umat.

Selanjutnya, materi pembinaan imam disampaikan oleh Penghulu Kecamatan Sibabangun, Muhammad Zaid Al Ansari Nasution, M.H. Beliau menyampaikan bahwa seorang imam merupakan teladan bagi jamaah, sehingga tidak hanya dituntut memiliki bacaan Al-Qur’an yang baik dan benar, tetapi juga harus memahami fikih ibadah, memiliki akhlak mulia, serta mampu membimbing masyarakat dalam berbagai persoalan keagamaan. Beliau mengingatkan agar para imam senantiasa meningkatkan kualitas keilmuan, menjaga kekhusyukan dalam memimpin salat, serta menjadi perekat persatuan di tengah masyarakat.

Sementara itu, materi pembinaan khatib disampaikan oleh H. Abdurrah Tambunan. Dalam penyampaiannya beliau menjelaskan bahwa seorang khatib memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan pesan-pesan Islam yang menyejukkan, membangun persatuan, dan memberikan solusi terhadap berbagai persoalan umat. Materi khutbah hendaknya disusun berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah, disampaikan dengan bahasa yang santun, mudah dipahami, serta relevan dengan kondisi masyarakat. Beliau juga mengingatkan agar setiap khatib mempersiapkan materi dengan baik sehingga khutbah mampu memberikan manfaat dan menambah keimanan jamaah.

Melalui kegiatan pembinaan ini, Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya di masjid masing-masing. Dengan meningkatnya kualitas pengurus BKM, imam, dan khatib, diharapkan fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dakwah, serta pembinaan umat akan semakin optimal sehingga mampu mewujudkan masyarakat yang religius, rukun, dan harmonis di wilayah Kecamatan Sibabangun dan Sukabangun.