
Manduamas (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Manduamas Kabupaten Tapanuli Tengah, Kepala dan Penghulu KUA Manduamas mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Early Warning System (EWS) SIRUKUN Tingkat Daerah Zona II yang dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom di Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah. Kamis (18/06/26)
Kegiatan ini diikuti oleh Kepala KUA Manduamas, Ansor Baho dan Penghulu KUA Manduamas, Musbar Saleh Daulay. Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas aparatur Kementerian Agama dalam mengoptimalkan penggunaan Sistem Informasi Kerukunan Umat Beragama (SIRUKUN) melalui pendekatan Early Warning System (EWS) sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan kerukunan di masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, Kepala dan Penghulu KUA Manduamas memperoleh materi mengenai mekanisme pelaporan, pemetaan potensi konflik sosial keagamaan, serta strategi pencegahan melalui penguatan koordinasi dan komunikasi lintas sektor. Early Warning System (EWS) SIRUKUN diharapkan menjadi instrumen yang efektif dalam mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis, aman, dan kondusif.
Kepala KUA Manduamas, Ansor Baho menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam Bimtek ini merupakan bentuk komitmen KUA Manduamas dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, khususnya dalam mendeteksi dan merespons berbagai dinamika sosial keagamaan yang berkembang di tengah masyarakat.
“Melalui Bimbingan Teknis Early Warning System (EWS) SIRUKUN ini, kami berharap seluruh jajaran KUA Manduamas khususnya Penghulu dapat memahami peran strategis dalam menjaga dan memperkuat kerukunan umat beragama. Upaya deteksi dini yang dilakukan secara tepat akan membantu mencegah munculnya potensi konflik serta mewujudkan kehidupan masyarakat yang selalu rukun dan damai,” ujar Musbar Saleh Daulay.
Dengan mengikuti Bimtek ini, diharapkan Kepala KUA, Penghulu, dan seluruh jajaran staf KUA semakin siap menjalankan fungsi pembinaan serta penguatan moderasi beragama di wilayah kerja masing-masing. Selain itu, pemanfaatan Early Warning System (EWS) SIRUKUN secara optimal diharapkan mampu mendukung terwujudnya pelayanan keagamaan yang responsif terhadap berbagai isu kerukunan umat beragama di tingkat daerah. (RS)