
Sorkam Barat (Humas) – Sabtu, 7 Februari 2026 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tapanuli Tengah menggelar acara peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H yang dirangkai dengan penyambutan bulan suci Ramadan 1447 H. Kegiatan yang dilaksanakan di masjid Baiturrahman ini dihadiri oleh seluruh siswa, guru, staf pegawai, serta komite sekolah. Suasana religius tampak menyelimuti lokasi masjid Baiturrahman sejak pagi hari, di mana para peserta didik kompak mengenakan busana muslim.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan dengan merdu oleh Rafki siswa kelas X. Kepala MAN 2 Tapanuli Tengah H.Muhammad Lufti Siambaton, M.Pd., dalam sambutannya, menekankan bahwa kegiatan ini adalah wadah refleksi diri bagi seluruh warga madrasah. “Kami ingin momentum Isra’ Mi’raj ini bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat bagi anak-anak kami untuk memperbaiki kualitas shalatnya. Apalagi sebentar lagi kita memasuki Ramadan, ini adalah waktu yang tepat untuk bersih-bersih hati dan niat,” ujarnya di hadapan ratusan siswa.
Tausiyah agama yang menjadi inti acara disampaikan oleh ustaz Kurnia Hafiz yang memaparkan makna perjalanan agung Rasulullah SAW. Beliau berpesan agar para siswa meneladani kedisiplinan Nabi dalam menjalankan perintah Allah. Menanggapi pesan tersebut, salah satu siswa kelas XI Ipri mengaku sangat terkesan. “Ceramah tadi mengingatkan saya bahwa shalat adalah kunci sukses. Saya juga merasa lebih siap secara mental untuk menyambut puasa tahun ini karena ada doa bersama di sekolah,” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan tradisi bersalam-salaman antarwarga madrasah sebagai simbol saling memaafkan. “Tradisi maaf-memaafkan ini penting agar saat memasuki satu Ramadan nanti, kita benar-benar dalam keadaan suci dan tanpa beban perselisihan antar sesama teman atau guru,”ujar Gito selaku Pembina OSIM. Suasana haru menyelimuti masjid saat para siswa berbaris rapi untuk menyalami guru-gurudengan penuh takzim.
Kegiatan diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kelancaran ibadah di bulan suci mendatang. Dengan terlaksananya acara ini, MAN 2 Tapanuli Tengah berharap para siswa tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki ketahanan spiritual yang kuat. Semangat Isra’ Mi’raj dan kegembiraan menyambut Ramadan diharapkan mampu membawa perubahan positif dan mempererat tali silaturahmi bagi seluruh civitas akademika.