
Sorkam Barat (Humas) – Suasana khidmat dan haru menyelimuti Masjid Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tapanuli Tengah saat digelarnya prosesi Wisuda Tahfiz Qur’an bagi -siswi berprestasi. Acara ini merupakan bentuk apresiasi madrasah terhadap para santri yang telah berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an dalam berbagai tingkatan juz. Kehadiran orang tua siswa dan tokoh masyarakat setempat semakin menambah kekhusyukan momen sakral yang menjadi agenda unggulan madrasah tersebut. Jum’at, 17 April 2026
Kepala MAN 2 Tapanuli Tengah H. Muhammad Lufti Siambaton, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas pencapaian para wisudawan. Beliau menekankan bahwa program tahfiz ini bukan sekadar mengejar kuantitas hafalan, melainkan upaya membentuk karakter generasi muda yang berakhlakul karimah dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Pihak madrasah berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas bacaan dan hafalan siswa melalui bimbingan intensif dari para guru pembimbing yang kompeten.
Puncak acara ditandai dengan prosesi Upah-Upah, sebuah tradisi adat lokal yang sarat akan makna filosofis untuk memberikan semangat dan keberkahan. Dalam prosesi ini, para wisudawan diberikan doa-doa terbaik sembari disuapi makanan adat sebagai simbol penguat semangat (tondi). Tradisi ini dilakukan agar para penghafal Al-Qur’an tetap istiqamah dalam menjaga hafalannya dan merasa dihargai oleh lingkungan sosial serta keluarga atas kerja keras mereka selama ini.
“Wisuda ini bukan sekadar seremoni, melainkan bukti nyata dedikasi siswa dalam menjaga kalam Allah. Dengan tradisi Upah-upah, kami ingin mereka merasa bahwa perjuangan menghafal Al-Qur’an adalah prestasi tertinggi yang patut dirayakan dengan adat dan doa terbaik dari para guru serta orang tua.”
Apresiasi berupa tradisi Upah-Upah ini dinilai sangat menyentuh karena menggabungkan nilai religius dengan kearifan lokal Tapanuli Tengah. Dukungan penuh dari orang tua diakui menjadi faktor kunci keberhasilan para siswa dalam membagi waktu antara pelajaran umum di kelas dengan target hafalan harian di masjid madrasah.
Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto sebagai dokumentasi kenangan indah bagi seluruh civitas akademika. Dengan terselenggaranya wisuda ini, MAN 2 Tapanuli Tengah berharap dapat terus mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki spiritualitas yang kokoh. Semangat para wisudawan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi adik-adik kelas untuk terus mencintai dan mempelajari Al-Qur’an di masa depan.