MAN 3 Tapanuli Tengah Kembali Berprestasi melalui Penghargaan Best Advokasi Putra Putri Sosial Tapteng 2026

Pandan (Humas). Prestasi membanggakan kembali diraih oleh peserta didik MAN 3 Tapanuli Tengah dalam ajang Putra Putri Sosial Tapteng Tahun 2026. Salah satu peserta didik terbaik Eliska Pasaribu dari kelas X-4 berhasil memperoleh penghargaan Best Advokasi melalui tema kebudayaan yang diangkat dalam kompetisi tersebut. Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar MAN 3 Tapanuli Tengah,Sabtu(16/5).

Ajang Putra Putri Sosial Tapteng 2026 merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan generasi muda dalam bidang sosial, komunikasi, kepemimpinan serta kepedulian terhadap budaya dan lingkungan sekitar. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai sekolah di Kabupaten Tapanuli Tengah dengan persaingan yang cukup ketat.

Dalam kompetisi tersebut Eliska Pasaribu tampil percaya diri dengan menyampaikan advokasi bertema kebudayaan. Ia mengangkat pentingnya menjaga dan melestarikan budaya daerah sebagai identitas bangsa yang harus diwariskan kepada generasi muda. Penyampaian materi yang baik serta penguasaan tema yang matang membuatnya berhasil menarik perhatian dewan juri.

Penghargaan Best Advokasi yang diraih menjadi bukti bahwa peserta didik MAN 3 Tapanuli Tengah memiliki kemampuan yang baik dalam menyampaikan gagasan positif kepada masyarakat. Selain itu prestasi ini juga menunjukkan bahwa peserta didik madrasah mampu bersaing dan berprestasi di berbagai bidang, baik akademik maupun nonakademik.

Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah Hj. Juraida Siregar, S.Ag., M.Pd., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas keberhasilan yang diraih Eliska Pasaribu. Prestasi tersebut merupakan hasil dari kerja keras, semangat belajar dan keberanian peserta didik dalam mengembangkan potensi diri di berbagai kegiatan positif.

Beliau juga berharap agar pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik MAN 3 Tapanuli Tengah untuk terus berprestasi dan membawa nama baik madrasah di tingkat yang lebih tinggi. Dukungan madrasah terhadap pengembangan bakat dan minat peserta didik akan terus ditingkatkan melalui berbagai kegiatan pembinaan.

Tidak hanya itu dukungan dari guru dan pihak madrasah juga menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan peserta didik. Bimbingan serta motivasi yang diberikan terus mendorong peserta didik agar percaya diri dalam menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Wali kelas X-4 Khairina turut menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian yang diraih oleh Eliska Pasaribu. Eliska merupakan peserta didik yang aktif, disiplin dan memiliki semangat belajar yang tinggi dalam mengikuti berbagai kegiatan di madrasah maupun di luar sekolah.

Khairina juga mengatakan bahwa prestasi tersebut tidak diraih dengan mudah melainkan melalui proses latihan dan persiapan yang serius. Ia melihat Eliska memiliki komitmen yang baik dalam mempersiapkan materi advokasi sehingga mampu tampil maksimal saat perlombaan berlangsung.

Khairina berharap agar Eliska terus mempertahankan semangat berprestasi dan tetap rendah hati. Ia juga berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi teman-teman lainnya untuk terus berani tampil dan mengembangkan bakat yang dimiliki.

Ajang Putra Putri Sosial Tapteng 2026 tidak hanya menjadi tempat kompetisi tetapi juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk belajar membangun kepedulian sosial dan kecintaan terhadap budaya daerah. Nilai-nilai positif inilah yang diharapkan terus tumbuh di kalangan peserta didik MAN 3 Tapanuli Tengah.

Dengan diraihnya penghargaan Best Advokasi dalam ajang Putra Putri Sosial Tapteng 2026 keluarga besar MAN 3 Tapanuli Tengah berharap prestasi ini dapat terus berlanjut pada berbagai kegiatan lainnya. Semangat untuk berkarya, menjaga budaya dan mengharumkan nama madrasah diharapkan semakin tumbuh dalam diri seluruh peserta didik.(ms)