
Sorkam Barat (Humas) — Guna menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, MAN 2 Tapanuli Tengah menggelar seleksi ketat penerimaan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra). Kegiatan yang berlangsung di lapangan utama madrasah ini diikuti oleh puluhan siswa-siswi terbaik dari kelas X dan XI. Seleksi ini bertujuan untuk menjaring kandidat potensial yang tidak hanya memiliki ketahanan fisik yang kuat, tetapi juga kedisiplinan tinggi serta postur tubuh yang proporsional demi mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada upacara detik-detik proklamasi mendatang.06/08
Proses penyaringan berlangsung sangat selektif karena tim penilai menetapkan kuota yang sangat terbatas, yakni hanya mengambil 15 orang siswa terbaik untuk masuk ke dalam tim inti. Berbagai tahapan pengujian diterapkan secara ketat uji keterampilan Baris-Berbaris (PBB). Panitia pelaksana menegaskan bahwa pembatasan kuota ini dilakukan agar proses pembinaan dan pelatihan intensif nantinya dapat berjalan lebih fokus, efisien, serta mampu membentuk formasi pengibar bendera yang solid dan presisi.
Pelatih Paskibra yang ditunjuk adalah mantan paskib yang pernah tampil ditingkat kecamatan tahun 2025 Aldi dan Rudi XII-3 menyampaikan bahwa proses seleksi tahun akan diseleksi dengan sebaik mungkin “Kami tidak hanya mencari siswa yang mahir berbaris, tetapi juga memiliki mental yang tangguh, karakter pantang menyerah, dan jiwa kepemimpinan. Dari puluhan peserta yang mendaftar, kami harus menyaring secara obyektif hingga tersisa 15 orang terbaik yang benar-benar siap digembleng secara fisik dan mental.” ungkap Aldi.
Antusiasme tinggi terlihat dari raut wajah para peserta yang tampil maksimal demi memperebutkan satu dari 15 posisi berharga tersebut. Salah satu siswa peserta seleksi Aditya Mulya Sutra mengungkapkan rasa bangga sekaligus harapannya untuk bisa lolos dalam seleksi. “Menjadi bagian dari tim Paskibra adalah impian saya. Saya ingin mencari pengalaman ditahun ini supaya tahun depan saya bisa ikut seleksi ditingkat kecamatan. Pengalaman ini sangat berharga bagi saya” tuturnya penuh semangat.
Melalui seleksi yang ketat ini, pihak MAN 2 Tapanuli Tengah optimistis 15 siswa terpilih nantinya mampu menjalankan tugas mulia mengibarkan bendera pusaka dengan sempurna. Setelah pengumuman hasil seleksi, tim inti yang terbentuk akan langsung menjalani pemusatan latihan intensif di bawah bimbingan pelatih dan pembina. Madrasah berharap momentum ini dapat membentuk generasi muda yang memiliki nasionalisme tinggi, berkarakter kuat, serta mampu menjadi teladan bagi seluruh siswa lainnya di lingkungan MAN 2 Tapanuli Tengah.