
Pandan (Humas). Guru MAN 3 Tapanuli Tengah, Jusri Tumanggor mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Multimedia Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence (AI) Angkatan II yang diselenggarakan oleh Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Medan. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara online selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis, 6–8 Oktober 2026, dengan peserta mengikuti kegiatan dari tempat tugas masing-masing. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi digital guru sekaligus mempersiapkan pembelajaran yang semakin relevan dengan perkembangan teknologi,Selasa(6/10).
Bimtek tersebut tidak hanya diarahkan untuk menambah pengetahuan guru tentang teknologi AI tetapi juga diharapkan memberikan hasil yang dapat dirasakan langsung dalam proses pembelajaran murid. Kompetensi yang diperoleh selama kegiatan dapat diterapkan dalam pengembangan media pembelajaran yang lebih menarik, interaktif dan mudah dipahami. Dengan demikian, hasil pelatihan tidak berhenti pada peningkatan kemampuan guru tetapi dapat diteruskan menjadi inovasi pembelajaran yang memberikan manfaat bagi murid.
Melalui pemanfaatan AI guru memiliki peluang untuk mengembangkan berbagai bentuk multimedia pembelajaran yang lebih kreatif sesuai dengan materi dan karakteristik peserta didik. Media pembelajaran yang variatif dapat membantu murid memahami materi melalui penyajian yang lebih visual dan kontekstual. Penggunaan teknologi juga dapat memberikan pengalaman belajar yang berbeda sehingga murid tidak hanya menerima materi secara konvensional, tetapi dapat terlibat dalam proses pembelajaran yang lebih aktif.
Guru MAN 3 Tapanuli Tengah, Jusri Tumanggor mengikuti Bimtek tersebut sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan dan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi untuk kepentingan pendidikan. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Dengan kemampuan tersebut, guru dapat menyusun atau mengembangkan media yang mendukung penyampaian materi secara lebih efektif sekaligus membantu murid memperoleh pengalaman belajar yang sesuai dengan perkembangan era digital.
Hasil Bimtek juga diharapkan dapat membantu guru menciptakan pembelajaran yang lebih berpusat pada kebutuhan murid. Setiap murid memiliki kemampuan, minat dan gaya belajar yang berbeda sehingga diperlukan pendekatan pembelajaran yang beragam. Pemanfaatan multimedia berbasis AI dapat menjadi salah satu alternatif untuk menghadirkan materi dalam bentuk yang lebih bervariasi. Guru tetap berperan dalam menentukan materi mengarahkan proses pembelajaran serta memastikan penggunaan teknologi sesuai dengan tujuan pendidikan.
Selain membantu penyajian materi, pemanfaatan teknologi AI dapat mendorong murid untuk lebih aktif dan tertarik mengikuti pembelajaran. Media yang dirancang dengan baik dapat memancing rasa ingin tahu membantu murid mengeksplorasi materi, dan memberikan kesempatan untuk memahami konsep secara lebih mendalam. Oleh karena itu hasil Bimtek diharapkan mampu diterjemahkan menjadi kegiatan pembelajaran yang tidak hanya menarik secara tampilan tetapi juga memiliki nilai edukatif dan mendukung pencapaian kompetensi murid.
Dalam penerapannya penggunaan AI tetap membutuhkan pendampingan dan pengawasan guru. Informasi maupun materi yang dihasilkan melalui teknologi perlu diperiksa kembali agar sesuai dengan sumber yang benar, tujuan pembelajaran serta tingkat pemahaman murid. Guru juga perlu mengajarkan penggunaan teknologi secara bijak agar murid tidak hanya menjadi pengguna teknologi tetapi mampu berpikir kritis dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan berbagai sumber digital.
Bagi MAN 3 Tapanuli Tengah peningkatan kompetensi guru melalui kegiatan Bimtek diharapkan memberikan dampak positif terhadap kualitas layanan pembelajaran. Pengetahuan yang diperoleh Jusri Tumanggor dapat menjadi bekal untuk melakukan inovasi di kelas dan menjadi bagian dari pengembangan pembelajaran berbasis teknologi di madrasah. Semakin baik kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi, semakin besar pula peluang terciptanya pembelajaran yang menarik, efektif dan sesuai dengan kebutuhan murid.
Hasil Bimtek juga diharapkan tidak hanya memberikan manfaat kepada guru yang mengikuti kegiatan tetapi dapat dikembangkan menjadi praktik baik yang memberikan dampak lebih luas bagi lingkungan madrasah. Pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh dapat dibagikan kepada rekan guru sehingga pemanfaatan teknologi pembelajaran dapat berkembang secara bersama-sama. Dengan demikian peningkatan kompetensi individu dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pembelajaran secara keseluruhan di MAN 3 Tapanuli Tengah.
Melalui keikutsertaan dalam Bimtek Multimedia Pembelajaran Berbasis AI Angkatan II MAN 3 Tapanuli Tengah terus mendorong pengembangan kompetensi guru yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Hasil utama yang diharapkan adalah meningkatnya kemampuan guru dalam menghadirkan media pembelajaran yang kreatif dan bermanfaat bagi murid. Pada akhirnya pemanfaatan AI diharapkan mampu membantu murid belajar dengan lebih aktif memahami materi dengan lebih baik serta mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan di era digital. Dengan demikian peningkatan kompetensi guru dapat benar-benar bermuara pada peningkatan mutu pembelajaran dan perkembangan potensi murid.(ms)