Kasi Bimas Islam Selaku Ketua Panitia Dampingi Kakan Kemenag Tapteng Melepas Tim Pembinaan BKM, Imam, dan Khatib

Tapanuli Tengah (Humas) – Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah selaku Ketua Panitia mendampingi Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Tapanuli Tengah dalam acara pelepasan Tim Pembinaan Badan Kemakmuran Masjid (BKM), Imam, dan Khatib se-Kabupaten Tapanuli Tengah. Pelepasan tim ini merupakan bagian dari program pembinaan yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan keagamaan di masjid-masjid yang tersebar di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Dalam laporannya, Kepala Seksi Bimas Islam, H. Bincar Halomoan Siregar, S.Ag. MA selaku Ketua Panitia menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan ini merupakan salah satu program strategis Kementerian Agama untuk memperkuat tata kelola masjid, meningkatkan kompetensi Ketua BKM, imam, dan khatib, serta mempererat sinergi antara Kementerian Agama dengan para pengelola masjid.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap para peserta dapat meningkatkan wawasan, kompetensi, dan profesionalisme dalam menjalankan amanah sebagai Ketua BKM, imam, maupun khatib. Pembinaan ini juga menjadi wadah untuk menyamakan persepsi dalam memberikan pelayanan keagamaan yang berkualitas, moderat, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku,” ujar Bincar.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah atas dukungan dan arahannya sehingga kegiatan pembinaan dapat terselenggara dengan baik. Selain itu, Ketua Panitia mengajak seluruh peserta untuk mengikuti setiap sesi pembinaan dengan disiplin dan penuh tanggung jawab agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di lingkungan masjid masing-masing.

Sementara itu, Kakan Kemenag Kabupaten Tapanuli Tengah, H. Awaluddin Habibi Siregar, S.Ag., MA dalam arahannya menegaskan bahwa pembinaan ini merupakan upaya nyata Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kemasjidan.

“Masjid memiliki fungsi yang sangat strategis, bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, Ketua BKM, imam, dan khatib harus terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” ujar Awaluddin Habibi Siregar.

Kakan Kemenag juga berpesan agar seluruh peserta menjaga nama baik Kabupaten Tapanuli Tengah selama mengikuti kegiatan pembinaan serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk saling bertukar pengalaman dan memperluas wawasan dalam pengelolaan masjid.

Usai memberikan arahan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah secara resmi melepas Tim Pembinaan BKM, Imam, dan Khatib untuk melaksanakan kegiatan di wilayah yang telah ditentukan. Prosesi pelepasan berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat, disaksikan oleh jajaran pejabat Kementerian Agama serta seluruh peserta.

Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah berharap lahir pengurus BKM, imam, dan khatib yang semakin profesional, berintegritas, serta mampu menjadi teladan dalam membina kehidupan keagamaan yang rukun, moderat, dan harmonis di tengah masyarakat.