Implementasi Apresiasi Kinerja: Kepala MAN 2 Tapanuli Tengah Serahkan Bingkisan Idulfitri kepada Tenaga Pendidik

Sorkam Barat (Humas) – Menjelang datangnya Hari Raya Idulfitri 1447 H, Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tapanuli Tengah menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan para pendidik dan tenaga kependidikan. Sabtu, 14/03/26, ,MAN 2 Tapanuli Tengah menyelenggarakan kegiatan silaturahmi sekaligus pembagian paket sirup kepada seluruh guru dan staf honorer. Kegiatan ini berlangsung khidmat di kantor madrasah dengan tetap mengedepankan rasa kekeluargaan yang erat.

Kepala MAN 2 Tapanuli Tengah H. Muhammad Lufti Siambaton, M.Pd., menyampaikan bahwa pemberian paket ini merupakan bentuk apresiasi nyata atas dedikasi dan kerja keras para guru selama setahun ajaran terakhir. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya menjaga soliditas tim demi kemajuan institusi. “Pemberian paket sirup ini adalah simbol rasa syukur dan terima kasih madrasah atas pengabdian Bapak dan Ibu guru sekalian. Kami berharap melalui perhatian yang sederhana ini, kebahagiaan menyambut hari kemenangan bersama keluarga di rumah semakin terasa lengkap dan berkesan,” ujar beliau.

Para guru menyambut positif inisiatif ini dengan antusiasme yang tinggi. “Kami merasa sangat dihargai oleh pimpinan. Bagi kami, bingkisan ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan wujud perhatian yang mampu mempererat tali persaudaraan antarwarga sekolah. Hal ini tentu menjadi penyemangat bagi kami.” Ungkap Kurnia Hafiz salah seorang guru dengan nada syukur.

Selain penyerahan paket, momen ini juga dimanfaatkan sebagai sarana saling memaafkan (halalbihalal) sebelum libur panjang hari raya dimulai. Kepala Madrasah berharap agar seluruh sivitas akademika dapat merayakan Idulfitri dengan penuh ketenangan dan kembali dalam keadaan fitrah. Semangat kemenangan ini diharapkan mampu membawa energi positif baru saat kegiatan belajar mengajar kembali aktif setelah masa cuti bersama usai.

Melalui kegiatan ini, manajemen madrasah berkomitmen untuk terus menjaga harmonisasi hubungan kerja demi meningkatkan mutu pendidikan di wilayah Tapanuli Tengah. Suasana hangat dan penuh tawa mengiringi langkah para guru saat membawa pulang bingkisan lebaran mereka masing-masing. Tradisi positif ini diharapkan dapat terus berlanjut di masa mendatang sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan kerja yang suportif dan inspiratif bagi seluruh tenaga kependidikan.