
Pandan (Humas). Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) selama bulan suci Ramadan di MAN 3 Tapanuli Tengah resmi ditutup melalui sebuah acara yang berlangsung khidmat dan penuh makna. Kegiatan penutupan ini dilaksanakan di halaman madrasah dan diikuti oleh seluruh peserta didik, dewan guru serta tenaga kependidikan dengan suasana religius dan tertib,Jumat(15/3).
Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah Hj. Juraida Siregar, S.Ag., M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan pembelajaran dan program keagamaan selama bulan Ramadan. Ia menilai bahwa momentum Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai keimanan, kedisiplinan serta tanggung jawab kepada peserta didik.
Beliau juga memberikan pesan inspiratif kepada peserta didik agar kebiasaan baik yang telah dibangun selama Ramadan tetap dilanjutkan. Menurutnya, semangat membaca Al-Qur’an, menjaga salat serta menghormati guru dan orang tua merupakan kunci utama dalam meraih keberkahan ilmu.
Juraida juga mengatakan bahwa selama bulan Ramadan madrasah melaksanakan berbagai kegiatan pembinaan seperti tadarus Al-Qur’an setiap pagi, salat duha berjamaah, tausiah keagamaan serta penguatan materi pelajaran. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyeimbangkan pencapaian akademik dan spiritual peserta didik.
“Antusiasme peserta didik terlihat dari keaktifan mereka dalam mengikuti setiap program yang telah dijadwalkan. Banyak peserta didik yang menunjukkan perubahan positif baik dari segi kedisiplinan, sikap maupun semangat belajar selama menjalani kegiatan Ramadan di madrasah,”tuturnya.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan Dahrul Effendi dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta didik yang telah berpartisipasi aktif. Ia berharap kebersamaan yang terjalin selama Ramadan dapat mempererat solidaritas dan rasa tanggung jawab antar peserta didik.
Senada dengan itu Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas Asradewita menambahkan bahwa kegiatan Ramadan tidak hanya menjadi sarana ibadah tetapi juga sebagai media membangun komunikasi yang baik antara guru dan peserta didik. Hal ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan harmonis.
Dalam arahannya Kepala Madrasah juga mengingatkan peserta didik untuk memanfaatkan masa libur Ramadan dengan kegiatan yang positif. Ia mengajak peserta didik untuk tetap mengulang pelajaran di rumah, membantu orang tua serta menjaga pergaulan agar tetap berada dalam lingkungan yang baik.
Suasana haru terasa ketika acara penutupan memasuki rangkaian doa bersama. Seluruh peserta didik dan guru larut dalam kekhusyukan memohon keberkahan ilmu dan kesehatan agar dapat kembali melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan semangat baru setelah libur Ramadan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan salawat serta salam-salaman antara peserta didik dan dewan guru. Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan dan saling memaafkan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Melalui kegiatan ini diharapkan peserta didik mampu mengambil hikmah dari seluruh rangkaian program Ramadan yang telah dilaksanakan. Nilai-nilai religius yang ditanamkan diharapkan dapat membentuk pribadi yang berakhlak mulia dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Pihak madrasah juga berharap dukungan dari orang tua dan masyarakat agar pembinaan karakter peserta didik dapat berjalan secara berkelanjutan. Sinergi antara madrasah dan lingkungan keluarga menjadi faktor penting dalam keberhasilan pendidikan.
Kegiatan penutupan KBM Ramadan di MAN 3 Tapanuli Tengah pun berakhir dengan penuh harapan dan optimisme. Madrasah berkomitmen untuk terus menghadirkan program pendidikan yang berkualitas demi mencetak generasi yang cerdas, beriman dan siap menghadapi tantangan masa depan.(ms)