BAZNAS dan Kemenag RI Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah bagi Siswa Terdampak Banjir di MAN 2 Tapanuli Tengah

Sorkam Barat (Humas) – Kamis, 12/03/2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bekerja sama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa-siswi MAN 2 Tapanuli Tengah yang terdampak musibah banjir beberapa bulan lalu. Bantuan yang diberikan meliputi sepatu, tas, hingga seragam sekolah baru guna menggantikan perlengkapan mereka yang rusak atau hilang tersapu arus. Langkah ini diambil sebagai respons nyata untuk memastikan para siswa dapat kembali belajar dengan fasilitas yang layak.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di lingkungan madrasah dengan dihadiri oleh perwakilan BAZNAS serta pihak sekolah. Suasana haru sekaligus bahagia menyelimuti acara tersebut saat para siswa menerima paket bantuan yang telah dinantikan. Pihak BAZNAS menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan wujud kepedulian umat melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola untuk kepentingan pendidikan di wilayah bencana.

“Dalam upaya mendukung pemulihan pendidikan pascabencana, kami menyalurkan bantuan berupa sepatu, seragam, dan tas sekolah dengan jumlah masing-masing sebanyak 50 paket. Program ini merupakan hasil sinergi erat dengan Kementerian Agama RI, di mana pendataan penerima manfaat sepenuhnya berasal dari Kemenag, sementara BAZNAS RI bertindak sebagai penyalur bantuan tersebut tepat sasaran,” ujar Eko, relawan BAZNAS.

Irpan Pasaribu KTU MAN 2 Tapanuli Tengah menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS dan Kemenag. Kehadiran bantuan ini dianggap sebagai penyemangat bagi para siswa agar tidak putus asa meski baru saja melewati masa sulit akibat bencana. “Pendidikan adalah masa depan mereka, dan bantuan ini sangat berarti bagi keberlangsungan kegiatan belajar mengajar di sekolah kami,” ujarnya.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan para siswa MAN 2 Tapanuli Tengah dapat kembali fokus mengejar cita-cita tanpa terkendala masalah perlengkapan. Program ini juga menjadi pengingat akan pentingnya solidaritas sosial dalam menghadapi bencana. BAZNAS dan Kemenag berharap langkah ini dapat memotivasi lembaga lain untuk turut berkontribusi dalam mendukung pemulihan pendidikan di berbagai wilayah Indonesia yang rawan bencana.