
Sorkam Barat (Humas) – Komitmen kuat ditunjukkan oleh pimpinan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tapanuli Tengah. Kepala MAN 2 Tapanuli Tengah, H. Muhammad Lufti Siambaton, M.Pd., secara langsung mendampingi sejumlah Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) MAN 2 Tapanuli Tengah dalam rangka Seminar Aktualisasi Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS di Balai Diklat Keagamaan (BDK) Medan. Rabu, 1 Oktober 2025. Kehadiran beliau bukan hanya sekadar formalitas, melainkan bentuk dukungan moril yang sangat berharga bagi para CPNS yang tengah memasuki tahapan kritis dalam perjalanan mereka menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional.
Seminar Aktualisasi merupakan puncak dari seluruh rangkaian kegiatan Latsar, di mana para peserta diwajibkan mempresentasikan inovasi atau proyek perubahan yang telah dirancang dan diimplementasikan di unit kerja masing-masing. Proyek ini harus mampu memberikan solusi atas isu atau tantangan yang dihadapi di madrasah, sekaligus menginternalisasi nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK. Para CPNS MAN 2 Tapanuli Tengah mempresentasikan berbagai ide kreatif, mulai dari peningkatan metode pembelajaran, optimalisasi layanan administrasi, hingga inovasi pengelolaan aset madrasah.
Muhammad Lufti Siambaton, M.Pd., menyampaikan bahwa pendampingan ini adalah wujud nyata dari upaya madrasah dalam mempersiapkan SDM unggul. “Kami ingin memastikan bahwa ide-ide cemerlang yang mereka bawa benar-benar matang dan siap diimplementasikan secara berkelanjutan. Mereka adalah aset berharga dan investasi madrasah di masa depan. Kualitas presentasi mereka hari ini menunjukkan kesiapan mereka untuk menjadi motor penggerak inovasi,” tegas beliau, memberikan semangat di tengah ketegangan seminar.
Para penguji dan mentor dari BDK Medan memberikan apresiasi positif terhadap proyek aktualisasi yang dibawa oleh perwakilan MAN 2 Tapanuli Tengah. Kualitas penyajian, kedalaman analisis isu, dan potensi dampak positif yang dihasilkan menjadi indikator keberhasilan mereka dalam melewati tahapan Latsar. Keberhasilan seminar ini menjadi penentu utama dalam kelulusan mereka untuk selanjutnya diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) seutuhnya.
Diharapkan, setelah melewati seluruh proses Latsar dan sukses dalam Seminar Aktualisasi, para CPNS MAN 2 Tapanuli Tengah ini dapat segera kembali ke madrasah dengan bekal ilmu dan semangat baru. Mereka dituntut untuk konsisten menerapkan inovasi yang telah dirancang, menjadikan MAN 2 Tapanuli Tengah sebagai lembaga pendidikan yang adaptif, berintegritas, dan senantiasa berorientasi pada peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat luas.