Guru BK MAN 3 Tapanuli Tengah Dampingi Peserta Didik dalam Pembinaan Spiritual Pagi

Pandan (Humas). MAN 3 Tapanuli Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam membina karakter peserta didik melalui kegiatan pembinaan spiritual yang dilaksanakan secara rutin di lingkungan madrasah. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan serta membentuk pribadi yang berakhlak mulia,Kamis(9/4).

Pembinaan spiritual pagi tersebut diikuti oleh peserta didik dengan penuh khidmat. Mereka tampak duduk rapi di halaman madrasah sambil membaca Al-Qur’an sebagai bagian dari kegiatan pembiasaan yang telah menjadi budaya di MAN 3 Tapanuli Tengah.

Dalam kegiatan ini Guru Bimbingan dan Konseling (BK) Fitri Mahyuni dan Anna Nurilla turut hadir mendampingi serta memberikan arahan kepada peserta didik. Keduanya berperan aktif dalam memastikan kegiatan berjalan dengan tertib dan memberikan dampak positif bagi perkembangan spiritual peserta didik.

Fitri Mahyuni dalam arahannya menyampaikan pentingnya menjadikan kegiatan membaca Al-Qur’an sebagai kebiasaan sehari-hari. Ia menegaskan bahwa pembinaan spiritual tidak hanya dilakukan di madrasah tetapi juga harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui kegiatan ini kami berharap peserta didik dapat lebih dekat dengan Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai pedoman hidup,” ujarnya.

Anna Nurilla menambahkan bahwa peran Guru BK tidak hanya sebatas memberikan bimbingan akademik, tetapi juga membina mental dan spiritual peserta didik. Keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan spiritual sangat penting dalam membentuk generasi yang unggul.

Ia juga mengajak seluruh peserta didik untuk memanfaatkan waktu dengan kegiatan positif serta menjauhi hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Kegiatan pembinaan spiritual ini berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan. Para peserta didik mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan serius menunjukkan antusiasme dalam meningkatkan kualitas diri.

Selain itu kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan antar peserta didik serta antara guru dan peserta didik. Interaksi yang terjalin dalam suasana religius memberikan dampak positif dalam membangun lingkungan madrasah yang harmonis.

Pembinaan spiritual pagi ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara konsisten sebagai bagian dari program unggulan madrasah. Dengan pembiasaan yang berkelanjutan peserta didik diharapkan mampu menginternalisasi nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini MAN 3 Tapanuli Tengah berharap dapat terus mencetak peserta didik yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki keimanan dan akhlak yang baik sebagai bekal di masa depan.(ms)