
Sorkam Barat (Humas) – Suasana halaman Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tapanuli Tengah hari ini dipenuhi antusiasme dan sedikit decak kagum. Guru Kimia Nur Aspiani Siregar, S.Si., bersama siswa/i Kelas XI 1 melakukan eksperimen ‘Firehand’ yang memukau.
Eksperimen ini bertujuan untuk memahami reaksi pembakaran alkana pada gas butana dengan bantuan larutan sabun, tentunya dengan prosedur yang aman dan terkontrol di area terbuka. Eksperimen ‘Firehand’ adalah demonstrasi menarik yang memungkinkan siswa/i melihat secara langsung bagaimana gas butana (alkana) yang mudah terbakar dapat dipegang di tangan dalam bentuk gelembung sabun yang menyala. Nur Aspiani Siregar, S.Si., menjelaskan langkah demi langkah prosedur yang ketat untuk memastikan keamanan:
“Eksperimen ini adalah cara yang sangat efektif untuk memvisualisasikan reaksi pembakaran sempurna alkana, di mana alkana bereaksi dengan oksigen menghasilkan karbon dioksida (CO2) dan air (H2O) serta energi panas,” jelas Nur Aspiani Siregar, S.Si., “Melakukannya di halaman terbuka juga menambah aspek keamanan, memastikan ventilasi yang optimal. Namun, penting untuk selalu diawasi ketat dan dilakukan dengan prosedur yang benar.” Siswa/i terlihat sangat tertarik dan aktif bertanya selama eksperimen berlangsung. Mereka tak hanya menyaksikan, tetapi juga berkesempatan merasakan sensasi panasnya
Kepala MAN 2 Tapanuli Tengah, H. Muhammad Lufti Siambaton, M.Pd., mengapresiasi inovasi pembelajaran yang dilakukan guru Kimia. “Pembelajaran berbasis eksperimen seperti ‘Firehand’ ini sangat mendukung pengembangan potensi siswa di bidang sains,” katanya. “Kami berkomitmen untuk terus menyediakan fasilitas dan kesempatan bagi siswa/i agar dapat belajar Kimia dengan cara yang menyenangkan dan mendalam.”
Dengan adanya eksperimen seperti ini, diharapkan siswa/i MAN 2 Tapanuli Tengah tidak hanya cerdas teori, tetapi juga terampil dalam praktik dan memiliki pemahaman yang kuat tentang fenomena alam di sekitar mereka.