Guru MAN 2 Tapanuli Tengah Terapkan Metode CASEL: Hadirkan Pembelajaran Holistik Berbasis Sosial Emosional

Sorkam Barat (Humas) – Para guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tapanuli Tengah kini semakin berinovasi dalam proses belajar mengajar dengan mengadopsi dan menerapkan metode pembelajaran berbasis CASEL (Collaborative for Academic, Social, and Emotional Learning).

Pendekatan ini berfokus pada pengembangan keterampilan sosial dan emosional siswa, yang diyakini akan meningkatkan kualitas pembelajaran secara menyeluruh. CASEL adalah kerangka kerja yang mengidentifikasi lima kompetensi inti sosial emosional yang krusial bagi keberhasilan siswa, baik di sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Kelima kompetensi tersebut meliputi:Kesadaran diri, manajemen diri, kesadaran sosial, keterampilan berelasi, serta pengambilan keputusan yang bertanggung jawab.

Kepala MAN 2 Tapanuli Tengah, H.Muhammad Lufti Siambaton, M.Pd.  menjelaskan bahwa penerapan CASEL merupakan jawaban atas kebutuhan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada kecerdasan kognitif. “Di era saat ini, siswa tidak hanya dituntut cerdas secara akademik, tetapi juga harus memiliki kecerdasan emosional dan sosial yang baik. Dengan CASEL, kami ingin membekali mereka keterampilan hidup yang esensial,” tuturnya.

Beberapa guru MAN 2 Tapanuli Tengah telah mendapatkan pelatihan mandiri melalui PPG Daljab dan melakukan aksi nyata dalam penerapan pembelajaran berbasis CASEL. Guru juga melakukan kegiatan refleksi antar teman sejawat. Berbagi ilmu dengan tentang penerpan metode pembelajaran CASEL dan memberi umpan balik.

“Kami tidak hanya mengajar materi pelajaran, tetapi juga membimbing siswa untuk mengelola emosi mereka, bekerja sama dengan baik, dan membuat pilihan yang bijak. Misalnya, saat ada perbedaan pendapat dalam diskusi kelompok, kami mengarahkan mereka untuk mencari solusi bersama dengan saling menghargai,” jelas Dedes Patriya Pasaribu, S.Pd., guru Bahasa Inggris.

MAN 2 Tapanuli Tengah berkomitmen untuk terus mengembangkan metode pembelajaran CASEL ini, memastikan bahwa setiap lulusannya tidak hanya memiliki ilmu pengetahuan yang mumpuni, tetapi juga karakter yang kuat dan keterampilan sosial emosional yang matang, siap menghadapi tantangan di masa depan.