Guru MAN 3 Tapteng Ikuti Pembinaan Zona Integritas MAN dan MTsN se Sumut secara Virtual

Pandan (Humas). Dalam rangka memperkuat komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas guru MAN 3 Tapanuli Tengah mengikuti kegiatan Pembinaan Zona Integritas pada MAN dan MTsN di Lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara yang dilaksanakan secara virtual melalui platform Zoom Meeting, Selasa (14/10).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dibuka secara resmi oleh pejabat Kanwil Kemenag Sumatera Utara dan diikuti oleh para kepala serta guru dari MAN dan MTsN se-Sumatera Utara. Pembinaan ini merupakan bagian dari upaya Kemenag dalam mewujudkan lembaga pendidikan madrasah yang bebas dari praktik korupsi, bersih melayani dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Dalam kegiatan tersebut para narasumber dari Kanwil Kemenag Sumut menyampaikan pentingnya implementasi Zona Integritas (ZI) di lingkungan madrasah sebagai langkah nyata menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Madrasah diharapkan mampu menjadi contoh satuan kerja yang memiliki integritas tinggi dan profesionalisme dalam melayani masyarakat.

Guru MAN 3 Tapanuli Tengah Rismanto yang mengikuti kegiatan ini tampak antusias menyimak paparan yang disampaikan. Mereka menilai bahwa pembinaan Zona Integritas menjadi sarana penting untuk memperkuat komitmen seluruh unsur madrasah dalam menciptakan budaya kerja yang jujur, transparan dan akuntabel.

Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah Hj. Juraida Siregar, S.Ag., M.Pd., menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini dan mengapresiasi partisipasi para guru dalam mengikuti pembinaan tersebut. Menurutnya semangat integritas harus menjadi landasan utama dalam menjalankan tugas sebagai pendidik dan aparatur di lingkungan madrasah.

“Zona Integritas bukan hanya slogan tetapi komitmen nyata seluruh civitas madrasah untuk bekerja dengan jujur, bertanggung jawab dan memberikan pelayanan terbaik bagi peserta didik serta masyarakat,” ujar Kepala.

Selama kegiatan berlangsung peserta mendapatkan berbagai materi tentang penerapan nilai-nilai integritas dalam manajemen madrasah, penguatan budaya kerja, serta mekanisme evaluasi Zona Integritas. Selain itu peserta juga diajak memahami langkah-langkah strategis dalam membangun sistem birokrasi yang efisien, efektif dan berorientasi pada kepuasan publik.

Kegiatan pembinaan ini juga menjadi momentum refleksi bagi madrasah untuk terus memperbaiki tata kelola internal, memperkuat sistem pelayanan, serta mengoptimalkan peran guru sebagai teladan dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran dan disiplin kepada peserta didik.

Melalui kegiatan ini MAN 3 Tapanuli Tengah berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan madrasah berintegritas dan berkualitas. Semangat membangun Zona Integritas diharapkan menjadi budaya kerja yang melekat dalam setiap aktivitas di lingkungan madrasah, menuju pelayanan pendidikan yang unggul, transparan dan berdaya saing.(ms)