Guru MIN 3 Tapteng Ikuti Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta

Tapteng (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Tapanuli Tengah, Rahmadi Tanjung, S.Pd.I., M.Pd., beserta jajaran dewan guru menghadiri sekaligus menyukseskan agenda Pelatihan Kurikulum Berbasis CINTA. Kegiatan berskala regional ini diselenggarakan dengan khidmat di Hotel Hasian, Pandan, pada Rabu (20/10/2026).

Pelatihan ini menjadi momen krusial bagi peningkatan mutu pendidik karena menghadirkan langsung Ketua Tim Kurikulum dari Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sumatera Utara, Syawaluddin Matondang, sebagai narasumber utama.

Suasana aula Hotel Hasian tampak padat dan penuh antusiasme. Tercatat, lebih dari 200 peserta memadati ruangan. Mereka terdiri dari pengawas madrasah serta perwakilan guru dari seluruh madrasah, baik berstatus Negeri maupun Swasta, yang tersebar di lima kecamatan, yaitu Kecamatan Pandan, Badiri, Pinangsori, Lumut, dan Sibabangun.

Dalam pemaparannya, Syawaluddin Matondang mengupas tuntas implementasi Kurikulum Berbasis CINTA (Creativity, Innovation, Nurturing, Technology, and Accountability). Beliau menekankan bahwa pendekatan ini bukan sekadar transformasi dokumen administratif, melainkan gerakan hati untuk menciptakan ekosistem pembelajaran madrasah yang adaptif, berteknologi, namun tetap sarat dengan nilai-nilai humanis dan kasih sayang.

Kehadiran aktif keluarga besar MIN 3 Tapanuli Tengah dalam forum ini mendapat perhatian khusus. Di sela-sela kegiatan, Kepala MIN 3 Tapanuli Tengah, Rahmadi Tanjung, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi atas terselenggaranya pelatihan ini.

“Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Kanwil Kemenag Sumut, khususnya Bapak Syawaluddin Matondang, yang telah membedah konsep Kurikulum Berbasis CINTA ini secara gamblang. Ini adalah bekal berharga bagi kami di MIN 3 Tapteng,” ujar Rahmadi Tanjung.

Beliau juga menambahkan bahwa kehadiran perwakilan dari lima kecamatan ini membuktikan solidnya komitmen para pendidik madrasah di Tapanuli Tengah untuk terus maju bersama.

“Melihat antusiasme lebih dari 200 guru dan pengawas yang hadir hari ini, saya optimis madrasah kita, baik negeri maupun swasta, akan mampu membawa perubahan nyata. Sepulang dari sini, dewan guru MIN 3 Tapteng siap mengintegrasikan nilai-nilai CINTA ini ke dalam ruang-ruang kelas demi melahirkan generasi yang cerdas akalnya dan mulia akhlaknya,” pungkasnya optimis.

Acara yang berlangsung dari pagi hingga sore hari tersebut berjalan interaktif, ditutup dengan sesi diskusi kelompok dan foto bersama seluruh peserta lintas kecamatan.