
Pinangsori, 28 Mei 2025 — Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai pelaksanaan kegiatan Implementasi Program Kampung Moderasi Beragama di Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah. Dengan mengusung tema “Menebar Semangat dan Menabur Manfaat di Kampung Moderasi Beragama”, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai-nilai toleransi dan harmoni di tengah masyarakat majemuk.
Program yang digagas oleh Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah ini dihadiri Penyuluh PPPK Ex. Penyuluh PAI bukan PNS. Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kabupaten Tapanuli Tengah, H. Bincar Halomoan Siregar, S.Ag, MH., dalam sambutannya menyampaikan bahwa program Kampung Moderasi Beragama bukan hanya tentang hidup berdampingan, tetapi juga tentang menumbuhkan semangat kolaborasi dan saling menguatkan di tengah keberagaman.
“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya menebar semangat toleransi, tapi juga menabur manfaat nyata bagi masyarakat. Kampung Moderasi adalah ruang praktik langsung moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya..
“Desa kami sejak dulu hidup dalam kebhinekaan. Program ini mempertegas bahwa keberagaman bukan ancaman, melainkan kekuatan yang harus terus dirawat,” katanya.
Warga pun menyambut positif inisiatif ini. Salah satu peserta kegiatan, Maruli Harahap, mengungkapkan rasa bangganya karena desanya terpilih sebagai kampung percontohan.
“Kami merasa terhormat, dan siap menjadi pelopor perdamaian di lingkungan kami. Kegiatan ini menyentuh hati dan membuka wawasan,” ucapnya.
Program Kampung Moderasi Beragama ini diharapkan bisa menjadi contoh inspiratif bagi desa-desa lainnya, serta membuktikan bahwa nilai-nilai agama yang moderat bisa hidup dan berkembang di akar rumput, melalui semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.