Jelang KSM 2024, MAN 2 Tapanuli Tengah Laksanakan Rapat Persiapan

Pandan (Humas) — MAN 2 Tapanuli Tengah menggelar rapat persiapan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) di Ruang Guru MAN 2 Tapanuli Tengah pukul 10.00 wib. Rapat dipimpin langsung oleh Kepala MAN 2 Tapanuli Tengah, H. Muhammad Lufti Siambaton, M.Pd, didampingi oleh Wakil Kepala Bidang Akademik, Edward Eriadi Tanjung, S.Pd.I dan dihadiri oleh guru pembimbing masing-masing mapel yang dilombakan (11/06/2024).

Dalam sambutannya Kepala Madrasah H. Muhammad Lufti Siambaton, M.Pd saat memimpin rapat tersebut mengajak kepada seluruh guru mapel untuk berperan aktif dan mendukung agar pelaksanaan KSM dapat berjalan maksimal. Ia menegaskan bahwa KSM merupakan sarana untuk mengukur sejauh mana kemampuan siswa-siswi dan mutu madrasah.

“Pada dasarnya tujuan dari kompetisi ini adalah untuk mendorong minat dan bakat siswa dalam bidang sains dan teknologi sehingga dapat berkreasi dan mencintai sains, memotivasi siswa madrasah agar selalu meningkatkan kemampuan intelektual, emosional, dan spriritual berdasarkan nilai-nilai agama menumbuhkembangkan budaya kompetitif yang sehat dikalangan siswa madrasah dan Menjaring bibit unggul dan berprestasi sebagai calon peserta ajang kompetisi pada level yang lebih tinggi nantinya”. Ujar Lufti

Kementerian Agama Republik Indonesia rutin menggelar ajang  tahunan berupa olimpiade bagi para siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) baik negeri maupun swasta. Olimpiade yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama bernama Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Madrasah Young Researcher Super Camp (MYRES).

Kompetisi Sains Madrasah (KSM) sangat berbeda dengan Olimpiade Sains Nasional (OSN). Kalau OSN adalah olimpiade pada mata pelajaran tertentu secara mendalam, seperti IPA, IPS, Matematika, dan Bahasa Indonesia. OSN menguji tingkat penguasaan siswa terhadap mata pelajaran tertentu yang diikuti dalam even olimpiade. Sedangkan KSM, merupakan bentuk kompetisi yang mengintegrasikan antara mata pelajaran umum dengan mata pelajaran agama (PAI). Seperti: IPA Terpadu, IPS Terpadu, Matematika, diintegrasikan dengan Al-Qur’an-Hadits, Fiqih, Aqidah-Akhkaq, dan Sejarah Kebudayaan Islam. Irfan Pasaribu, S.Pd selaku Ketua Panitia KSM MAN 2 Tapanuli Tengah menyebutkan bahwa, “Berdasarkan Juknis KSM 2024, KSM tahun ini berbeda dengan KSM sebelumnya, ada dua sistem lomba yaitu individu dan beregu. Untuk individu hanya ada satu siswa untuk setiap mata pelajaran sementara untuk tim beregu, berdasarkan hasil rapat, MAN 2 Kota Makassar akan mengirimkan satu tim beregu untuk KSM tahun ini,” ucapnya Irfan.