
Pandan (Humas). Hari kedua pelaksanaan Masa Ta’aruf Madrasah (MATA MUDA) MAN 3 Tapanuli Tengah diisi dengan materi penguatan Moderasi Beragama yang disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah Dr. H. Awaluddin Habibi Siregar, S.Ag., M.A. Kegiatan yang berlangsung di aula madrasah ini diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh murid baru sebagai bagian dari pembentukan karakter sejak awal memasuki lingkungan madrasah,Rabu(15/7).
Materi Moderasi Beragama menjadi salah satu bekal penting bagi murid baru agar memiliki pemahaman yang benar tentang kehidupan beragama di tengah masyarakat yang majemuk. Dalam penyampaiannya Kakan Kemenag mengajak seluruh peserta untuk menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam bersikap, bertindak dan berinteraksi dengan sesama.
Awaluddin Habibi Siregar menegaskan bahwa moderasi beragama bukan berarti mengurangi keyakinan terhadap agama yang dianut melainkan menjalankan ajaran agama secara seimbang, menghormati perbedaan serta mengedepankan sikap toleransi dan saling menghargai. Generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan bangsa melalui perilaku yang santun dan penuh rasa hormat terhadap keberagaman.
“Sebagai generasi penerus bangsa kalian harus menjadi pelopor kerukunan. Pegang teguh ajaran agama, hormati perbedaan, jauhi sikap ekstrem dan jadilah pribadi yang mampu menghadirkan kedamaian di lingkungan mana pun berada. Moderasi beragama merupakan kunci untuk menjaga harmoni dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” pesan Kakan Kemenag.
Beliau juga mengingatkan bahwa madrasah tidak hanya mencetak peserta didik yang unggul dalam bidang akademik, tetapi juga membentuk generasi yang memiliki akhlak mulia karakter kebangsaan yang kuat serta mampu menjadi teladan dalam kehidupan sosial. Oleh karena itu nilai-nilai moderasi beragama harus terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari baik di lingkungan madrasah, keluarga maupun masyarakat.
Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah Hj. Juraida Siregar, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah yang telah berkenan memberikan pembekalan secara langsung kepada murid baru. Materi tersebut menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter peserta didik yang berakhlakul karimah, toleran dan cinta tanah air.
“Kami berharap seluruh murid baru dapat memahami dan mengamalkan nilai-nilai moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari. MAN 3 Tapanuli Tengah berkomitmen mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki karakter yang kuat menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin serta mampu hidup berdampingan dengan penuh rasa hormat terhadap keberagaman,” ujar Juraida Siregar.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para murid baru tampak antusias mengikuti setiap sesi materi menyimak penjelasan narasumber serta aktif mengajukan pertanyaan mengenai penerapan moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini menunjukkan tingginya semangat peserta untuk memahami nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan secara utuh.
Melalui kegiatan ini MAN 3 Tapanuli Tengah berharap seluruh murid baru mampu menanamkan sikap saling menghargai, memperkuat toleransi, menjaga persaudaraan serta mengamalkan ajaran agama secara bijaksana. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi bekal dalam menciptakan lingkungan madrasah yang aman, damai, inklusif dan harmonis.
Pelaksanaan materi Moderasi Beragama pada hari kedua MATA MUDA menjadi salah satu wujud nyata sinergi antara Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah dengan MAN 3 Tapanuli Tengah dalam membangun generasi muda yang religius, moderat, berintegritas serta siap menjadi agen pemersatu bangsa di tengah keberagaman Indonesia.(ms)