Kakankemenag Tapteng sampaikan Era Baru Pendidikan: Guru Mengajar dengan Laptop, Bukan Buku

Pandan (Humas)  Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah H. Julsukri Mangandar Limbong, S.Ag.,M.M menyampaikan bahwa dunia pendidikan saat ini telah memasuki era baru, di mana guru tidak lagi bergantung sepenuhnya pada buku dalam proses pembelajaran, melainkan telah beralih menggunakan perangkat digital seperti laptop.

Pernyataan ini disampaikan kunjungan Kakankemenag ke MTsN 2 Pinangsori senin, 21 April 2025 di Ruang Dewan Guru.

“Kita tidak bisa menutup mata terhadap perkembangan zaman. Era digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Saat ini, guru harus mampu mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran. Laptop bukan sekadar alat bantu, tetapi telah menjadi bagian utama dari proses mengajar,” ujar julsukri

Ia menambahkan, penggunaan laptop dan teknologi digital memungkinkan guru mengakses sumber belajar yang lebih luas, menyajikan materi yang interaktif, serta menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan relevan dengan kehidupan generasi milenial dan Gen Z.

Kakankemenag juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru dalam bidang TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi), agar mereka tidak tertinggal dalam era pembelajaran digital. Pemerintah, khususnya Kementerian Agama, terus mendorong pelatihan dan pengembangan profesional guru melalui berbagai program.

“Bukan berarti kita meninggalkan buku sepenuhnya, tapi kita beradaptasi. Buku tetap penting, namun peran teknologi tidak bisa dipungkiri. Di madrasah-madrasah kita, kita ingin lihat guru yang cakap digital, yang siap menyongsong pendidikan masa depan,” jelasnya.

Dengan semangat perubahan ini, diharapkan para guru madrasah dapat menjadi agen transformasi digital di satuan pendidikan masing-masing, serta mampu menciptakan suasana belajar yang lebih adaptif, kreatif, dan inovatif.