Kepala MAN 1 Tapanuli Tengah Hadiri Rapat Koordinasi Persiapan Gotong Royong di Kantor Kemenag Tapteng

Pandan (Humas). Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Tapanuli Tengah, Elmaryanti Marbun, S.Ag., M.Hum., turut hadir dalam Rapat Koordinasi yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah pada Rabu, 3 Juni 2025.

Rapat yang berlangsung di Aula Kantor Kemenag Tapteng tersebut membahas pelaksanaan kegiatan gotong royong bersama yang direncanakan pada Sabtu, 14 Juni 2025 di kawasan PELHUT Kecamatan Pinangsori. Kegiatan ini akan melibatkan seluruh Kepala Madrasah Negeri, Kepala KUA, serta para Kepala Seksi (Kasi) di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah.

Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Dr. H. Ismail, S.Pd., M.Pd., yang menekankan pentingnya kebersamaan dalam merawat dan memanfaatkan aset milik Kementerian Agama, terutama lahan eks Asrama Haji yang saat ini belum tergarap optimal.

“Melalui kegiatan gotong royong ini, kita ingin menunjukkan kepedulian kita terhadap aset negara. Ini adalah tanggung jawab bersama agar lahan tersebut tidak dibiarkan terlantar dan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pendidikan serta pelayanan umat,” ujar Dr. Ismail dalam arahannya.

Ia juga menginformasikan bahwa kegiatan akan dimulai lebih awal pada pukul 07.30 WIB, mengingat cuaca siang hari yang cukup ekstrem akhir-akhir ini. Peserta diharapkan hadir tepat waktu dan turut berkontribusi, meskipun tidak diwajibkan membawa alat berat seperti cangkul.

Dalam sesi diskusi, Kepala MAN 1 Tapanuli Tengah, Elmaryanti Marbun, menyatakan dukungannya atas inisiatif ini. Menurutnya, gotong royong tersebut tidak hanya menjadi ajang kebersamaan antar satuan kerja di bawah Kemenag, tetapi juga bentuk partisipasi aktif dalam menjaga dan memanfaatkan lahan milik negara.

Selain gotong royong, dibahas pula rencana jangka panjang untuk menjadikan kawasan tersebut sebagai lokasi pembangunan Madrasah Terpadu. “Ada rencana besar untuk membangun kompleks pendidikan terpadu di lokasi ini. Ini akan menjadi pusat layanan pendidikan yang strategis ke depannya,” tambah Dr. Ismail.

Rapat juga menyepakati bahwa konsumsi peserta selama kegiatan akan dikoordinasikan secara mandiri oleh masing-masing satuan kerja, termasuk madrasah dan seksi-seksi terkait.

Dengan semangat kebersamaan dan rasa memiliki terhadap aset negara, diharapkan kegiatan gotong royong pada 14 Juni mendatang berjalan lancar dan menjadi langkah awal dalam mewujudkan kawasan pendidikan terpadu di Tapanuli Tengah.