Kepala MAN 3 Tapteng Teguhkan Komitmen Pendidikan yang Inspiratif dan Berakhlakul Karimah

Pandan (Humas). Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah Hj Juraida Siregar, S.Ag., M.Pd., meneguhkan komitmen dalam menghadirkan pendidikan yang inspiratif dan berakhlakul karimah setelah mengikuti kegiatan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Tahun 2026 bersama seluruh tenaga pendidik dan kependidikan madrasah,Rabu(20/5).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi para guru dan tenaga kependidikan untuk memperkuat pemahaman tentang pentingnya pendidikan yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kepedulian dan nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan peserta didik.

Dalam arahannya Hj Juraida Siregar, S.Ag., M.Pd. menyampaikan bahwa guru memiliki peran penting dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman, positif dan mampu memberikan inspirasi kepada peserta didik. Pendidikan yang baik harus dibangun melalui keteladanan, perhatian, dan pendekatan yang menyentuh hati peserta didik.

Beliau juga berharap seluruh guru di lingkungan madrasah dapat menerapkan nilai-nilai positif yang diperoleh selama kegiatan KBC dalam proses pembelajaran sehari-hari. Dengan demikian peserta didik tidak hanya berkembang dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan karakter yang kuat.

Plt Kaur Tata Usaha MAN 3 Tapanuli Tengah Nurazizah Simanungkalit, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan wawasan baru bagi tenaga pendidik dalam membangun hubungan yang lebih baik dengan peserta didik melalui pendekatan yang humanis dan penuh kepedulian.

Sementara it Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum Anny Jarian Gultom, S.Pd., mengatakan bahwa nilai-nilai yang diperoleh dari kegiatan KBC sangat relevan diterapkan dalam proses pembelajaran di madrasah. Guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga menjadi pembimbing dan motivator bagi peserta didik.

Ia juga menambahkan bahwa suasana belajar yang nyaman dan penuh perhatian akan membantu peserta didik lebih aktif, percaya diri dan memiliki semangat belajar yang lebih baik. Oleh karena itu, penerapan pendidikan berbasis cinta perlu terus dibangun dalam kehidupan madrasah sehari-hari.

Kegiatan KBC juga menjadi sarana mempererat kerja sama dan komunikasi antar tenaga pendidik di lingkungan madrasah. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi kegiatan dan aktif berdiskusi mengenai penerapan nilai-nilai karakter dalam pembelajaran.

Selain diikuti oleh Kepala Madrasah dan dewan guru kegiatan tersebut juga melibatkan tenaga kependidikan dan operator madrasah sebagai bentuk penguatan bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang harmonis dan inspiratif.

Melalui kegiatan ini MAN 3 Tapanuli Tengah berharap seluruh tenaga pendidik semakin termotivasi untuk menghadirkan pembelajaran yang humanis, inspiratif dan mampu membentuk generasi yang cerdas, disiplin serta berakhlakul karimah.(ms)