
Pinangsori (Humas) – Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) menyelenggarakan Asesmen Kompetensi Guru (AKG) Madrasah 2024 secara daring/online di beberapa titik lokasi terdekat dengan domisili peserta. Pelaksanaan asesmen berlangsung pada 12–14 November 2024 secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. MTsN 2 Tapanuli Tengah menjadi salah satu Tempat Asesmen Kompetensi (TAK), total Peserta 80 orang.
Hari pertama 3 sesi,hari ke dua 1 sesi,yang mana tiap sesi sebanyak 20 peserta.Masing-masing sesi durasi 120 menit, dimulai pada jam 08.00 – 10.00 WIB sesi pertama, 10.00 – 12.00 WIB sesi kedua dan 13.30 – 15.30 WIB sesi ketiga.
Pelaksanaan AKG di laboratorium Komputer madrasah dengan petugas proktor Ruli Supandi Siregar dan di dampingi oleh Dewi Siti Aisyah, S.Pd. Asesmen kompetensi adalah penilaian terhadap kompetensi guru madrasah yang menjadi acuan untuk penyusunan kebijakan dalam pengembangan keprofesian berkelanjutan serta pemetaan kesesuaian kompetensi guru dalam melaksanakan tugas sesuai dengan standar kompetensi.
Kepala Tata Usaha Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah Ismail S.Pd, M.Pd menyatakan bahwa ujian ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah tersebut. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi guru-guru kami agar mampu memberikan pendidikan terbaik bagi para siswa,” ujarnya.
Salah seorang guru yang mengikuti ujian ini Ardiani Salma Hutagalung S.Ag, yang merupakan Wakil Kepala bidang Akademik mengungkapkan pengalamannya bahwa Ujian ini sangat bermanfaat bagi kami para guru. sebab soal-soal yang diberikan membantu kami memahami area yang perlu ditingkatkan dalam proses pengajaran, kata Salma.
Para pengawas ujian memberikan penilaian positif terhadap jalannya ujian. Mereka menilai bahwa pelaksanaan ujian berjalan dengan tertib dan terorganisir dengan baik. Tidak ada kendala teknis yang berarti selama ujian berlangsung seperti yang ditemui pada sesi pertama.
Ujian AKG ini meliputi berbagai aspek penilaian, mulai dari kemampuan pedagogik, pengetahuan mata pelajaran, hingga keterampilan teknologi informasi dan komunikasi. Diharapkan hasil dari ujian ini dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai kompetensi guru-guru di MTsN 2 Tapanuli Tengah
Setelah pelaksanaan ujian, para guru akan mendapatkan feedback dan rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut. Ini diharapkan dapat membantu mereka dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif dan inovatif di masa mendatang.
Dengan berakhirnya sesi kedua ini, MTsN 2 Tapanuli Tengah berharap dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui peningkatan kompetensi para gurunya. Semua pihak yang terlibat berharap agar hasil dari ujian ini dapat membawa dampak positif bagi perkembangan pendidikan di madrasah ini.AW