Komitmen Kepedulian Sosial: Man 2 Tapanuli Tengah Kunjungi Rumah Duka Siswa

Sorkam Barat (Humas) – MAN 2 Tapanuli Tengah menunjukkan rasa duka mendalam dengan mengunjungi rumah duka Revan yang telah kehilangan ibunya. Kunjungan yang dilaksanakan pada Selasa, 29 Oktober 2025, ini dipimpin langsung oleh Ketua sosial madrasah Astina Hutagalung, S.Pd.I., bersama sejumlah guru siswa/i. Kedatangan rombongan ini bertujuan untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan, serta memberikan dukungan moril dalam menghadapi cobaan berat ini. Kehadiran pihak sekolah menjadi wujud nyata dari nilai-nilai kekeluargaan dan kepedulian yang selalu ditanamkan di lingkungan madrasah.

Kehilangan sosok ibu tentu menjadi pukulan berat, terutama bagi siswa yang masih duduk di bangku sekolah. Dalam kunjungan ini, guru wali kelas X-5 Rudy Hartama, S.Pd., tampak memberikan perhatian ekstra. Mereka berbincang dan memberikan motivasi kepada Revan agar tetap semangat melanjutkan pendidikan meski sedang dilanda kesedihan. Langkah pendampingan personal ini menegaskan bahwa madrasah tidak hanya bertanggung jawab atas kecerdasan akademis siswa, tetapi juga terhadap kondisi psikologis dan emosional mereka. Pihak sekolah memastikan Revan akan mendapatkan waktu dan dukungan yang cukup untuk memulihkan diri sebelum kembali aktif belajar.

Rasa duka juga diungkapkan oleh perwakilan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) yang turut hadir dalam rombongan. Mereka menyampaikan bahwa wafatnya ibunda dari teman mereka terasa seperti duka bagi seluruh keluarga besar MAN 2 Tapanuli Tengah. Momen ini menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya kebersamaan dan tolong-menolong di antara sesama. OSIS berjanji akan terus memberikan dukungan kepada Revan, baik dalam bentuk doa, kunjungan, maupun bantuan belajar saat ia kembali ke sekolah. Solidaritas antar siswa ini menunjukkan keberhasilan pendidikan karakter di madrasah.

Selain menyampaikan ucapan duka, rombongan MAN 2 Tapanuli Tengah juga menyerahkan bantuan sosial sebagai bentuk tali kasih dan dukungan kepada keluarga yang berduka. Bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga, terutama dalam prosesi pemakaman. Dalam suasana penuh haru, Mohammad Taufan muallim memimpin doa bersama untuk almarhumah ibunda Revan, memohon agar segala amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta keikhlasan. Kegiatan ini menegaskan komitmen madrasah untuk tidak hanya fokus pada pendidikan akademis, tetapi juga pada pembinaan karakter dan empati sosial siswa maupun staf pengajar.

Kunjungan ini diakhiri dengan harapan dan komitmen dari MAN 2 Tapanuli Tengah untuk terus hadir dan memberikan dukungan kepada siswanya, terutama di masa-masa sulit. Ketua Sosial Madrasah menekankan bahwa madrasah harus menjadi rumah kedua yang memberikan rasa aman dan nyaman. “Kami berharap ananda Revan bisa segera bangkit. Kami akan selalu ada untuk mendampingi dan memberikan dukungan. Kami ingin memastikan bahwa kehilangan ini tidak mematahkan semangatnya untuk meraih masa depan,” tutupAstina.