Kualitas Visual dan Wawasan Global: Siswa MAN 2 Tapanuli Tengah Capai Tahap Live Video Discussion Internasional

Sorkam Barat (Humas) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tapanuli Tengah meraih keberhasilan di ajang internasional Penpal Competition yang diadakan oleh Sekolah Menengah Kebangsaan Mahang Kedah Darul Aman, Malaysia. Siswa madrasah tersebut, Muhammad Luthfiy kelas XII-2 secara membanggakan berhasil melewati Stage 2, yaitu pembuatan mini dokumenter, dan kini resmi melaju ke Stage 3: Live Video Discussion dalam ajang International Penpal Competition. Pencapaian ini menggarisbawahi keunggulan siswa madrasah tidak hanya dalam literasi bahasa, tetapi juga dalam produksi konten visual dan penyampaian gagasan.13 November 2025

Stage 2 International Penpal Competition kali ini menantang para peserta untuk mengaplikasikan ide yang mereka tulis dalam bentuk penpal menjadi sebuah mini dokumenter berdurasi singkat. Siswa MAN 2 Tapanuli Tengah berhasil memukau dewan juri dengan kualitas narasi, teknik pengambilan gambar, dan substansi pesan yang kuat dalam dokumeneternya. Kelolosan ini menegaskan bahwa siswa tersebut memiliki keterampilan multidimensi mampu menulis, berbicara, dan memproduksi media yang sangat relevan dengan tuntutan era digital.

Stage 3, yaitu Live Video Discussion, merupakan tahap penentuan akhir yang akan menguji kemampuan komunikasi verbal, spontanitas, dan berpikir kritis siswa di depan panel juri internasional. Dalam sesi daring ini, siswa akan berdiskusi langsung mengenai topik-topik global, seperti perubahan iklim, pendidikan, atau isu sosial budaya. Perwakilan MAN 2 Tapanuli Tengah kini tengah menjalani sesi pelatihan intensif, berfokus pada penguasaan terminologi, dan public speaking dalam Bahasa Inggris untuk menghadapi tantangan diskusi live ini.

Kepala MAN 2 Tapanuli Tengah, H. Muhammad Lufti Siambaton, M.Pd., menyatakan rasa syukur yang mendalam atas capaian ini. Beliau memuji usaha dan kreativitas siswa yang berhasil menggabungkan kemampuan bahasa dengan produksi video. “Kami sangat bangga. Lolosnya ke tahap video discussion ini membuktikan bahwa bekal keterampilan soft skill dan hard skill yang diberikan madrasah telah membuahkan hasil. Ini adalah bukti nyata bahwa siswa MAN 2 Tapanuli Tengah siap bersaing dan berkontribusi di tingkat global,” ujar beliau.

Seluruh keluarga besar MAN 2 Tapanuli Tengah bersatu padu memberikan dukungan penuh, baik moral maupun teknis, menjelang babak krusial Stage 3. Keberhasilan ini diharapkan dapat memacu semangat seluruh siswa untuk tidak ragu mengeksplorasi potensi diri dalam berbagai kompetisi, terutama yang menuntut keterampilan multimedia dan komunikasi global. MAN 2 Tapanuli Tengah berkomitmen untuk terus mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing di masa depan.