Mahasiswa Uinsu Laksanakan Pengabdian Masyarakat Di MIN 6 Tapanuli Tengah

Lopian (Humas) – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 6 Tapanuli Tengah secara resmi menerima kedatangan rombongan mahasiswa dari Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) dalam rangka pelaksanaan program Pengabdian Masyarakat. Kehadiran para mahasiswa ini disambut dengan hangat oleh seluruh keluarga besar madrasah dalam sebuah acara seremonial yang berlangsung di halaman sekolah. Program ini berlangsung dari tanggal 6-9 April 2026 dengan fokus pada pengembangan literasi, bimbingan keagamaan, serta inovasi metode pembelajaran bagi para siswa. 9 April 2026

Kepala MIN 6 Tapanuli Tengah, Masyhur Tanjung menyambut positif inisiatif ini dan berharap kehadiran mahasiswa dapat membawa perubahan signifikan dalam dinamika belajar mengajar. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa madrasah selalu terbuka bagi lembaga pendidikan tinggi yang ingin berkolaborasi. “Kami sangat mengapresiasi kehadiran adik-adik mahasiswa dari UINSU. Kehadiran mereka diharapkan mampu memberikan energi baru dan inspirasi bagi siswa-siswi kami agar memiliki motivasi tinggi dalam menuntut ilmu hingga ke jenjang perguruan tinggi,” ujarnya dengan penuh semangat.

Selama masa pengabdian, para mahasiswa telah menyiapkan berbagai program unggulan yang disesuaikan dengan kebutuhan madrasah.Sinergi antara teori yang didapatkan mahasiswa di bangku perkuliahan dengan praktik di lapangan diharapkan dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih kreatif dan menyenangkan bagi anak didik di MIN 6 Tapanuli Tengah.

Humas MIN 6 Tapanuli Tengah, Iskandar Zulkarnain Tanjung juga memberikan pernyataan terkait pentingnya dokumentasi dan publikasi kegiatan ini sebagai bentuk transparansi dan informasi kepada wali murid. Humas menjelaskan bahwa setiap progres kegiatan pengabdian akan dilaporkan secara berkala agar masyarakat luas mengetahui perkembangan positif di madrasah. “Kami akan memastikan seluruh rangkaian kegiatan mahasiswa terdokumentasi dengan baik. Kerja sama ini adalah bagian dari upaya kami untuk terus meningkatkan citra madrasah sebagai lembaga pendidikan yang inklusif dan progresif,” jelas Zulkarnain.

Interaksi antara mahasiswa dan para guru juga terlihat sangat harmonis, di mana terjadi pertukaran ide mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran. Para mahasiswa membawa semangat baru dalam penggunaan media pembelajaran berbasis visual yang menarik perhatian siswa. Hal ini sejalan dengan upaya MIN 6 Tapanuli Tengah untuk terus beradaptasi dengan perkembangan kurikulum terbaru guna mencetak generasi yang cerdas secara intelektual namun tetap memegang teguh nilai-nilai akhlakul karimah.

Seluruh pihak berharap agar program pengabdian masyarakat oleh mahasiswa UINSU ini dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti hingga selesai nanti. Dengan adanya kolaborasi ini, MIN 6 Tapanuli Tengah semakin mengukuhkan komitmennya dalam membangun jejaring pendidikan yang luas demi kualitas pendidikan yang lebih baik di wilayah Tapanuli Tengah. IZTAN