
Sorkam Barat (Humas) – MAN 2 Tapanuli Tengah kembali menunjukkan terobosan dalam metode pembelajaran yang inovatif. Kali ini, para siswa mata pelajaran Ekonomi diajak untuk belajar dengan cara yang menyenangkan dan interaktif melalui kuis Ular Tangga Raksasa. Kegiatan yang diselenggarakan di halaman madrasah ini merupakan inisiatif kreatif dari guru mata pelajaran Ekonomi untuk mengubah suasana belajar yang tegang menjadi sebuah permainan edukatif. Tujuan utamanya adalah meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep ekonomi yang sering dianggap rumit, seperti inflasi, kebijakan fiskal, dan pasar modal. Jumat, 17 Oktober 2025.
Kuis Ular Tangga ini dirancang oleh Nurhayati, S.Pd., dengan ukuran yang sangat besar, memungkinkan siswa untuk bergerak langsung sebagai bidak permainan. Setiap kotak di papan ular tangga berisi pertanyaan mengenai materi Ekonomi. Ketika seorang siswa berhenti di sebuah kotak, ia harus menjawab pertanyaan tersebut dengan benar. Jika jawaban benar, mereka dapat terus maju sesuai angka dadu; jika salah, mereka harus turun melalui “ular” atau maju melalui “tangga” yang terhubung dengan konsep ekonomi tertentu. Mekanisme ini secara tidak langsung memaksa siswa untuk mengulang dan mengingat materi pelajaran sambil merasakan sensasi kompetisi yang seru.
Kegiatan ini disambut dengan antusiasme yang luar biasa dari para siswa. Mereka tidak hanya belajar, tetapi juga berkolaborasi dalam kelompok untuk memastikan bidak mereka mencapai garis akhir. Salah satu siswa kelas XII-3 Putri Sonia mengungkapkan kegembiraannya. “Belajar Ekonomi biasanya hanya duduk di kelas, tapi dengan Ular Tangga ini jadi seru sekali. Kami jadi tidak sadar kalau sedang menghafal dan memahami rumus-rumus. Ini membuat kami lebih mudah mengingat karena ada pengalaman fisik dan emosionalnya,” ujarnya. Interaksi di antara kelompok juga sangat hidup, menunjukkan efektivitas pembelajaran berbasis game.
Kepala MAN 2 Tapanuli Tengah, H. Muhammad Lufti Siambaton, M.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif guru mata pelajaran Ekonomi. Beliau menekankan bahwa inovasi dalam metode mengajar adalah kunci untuk menghadapi tantangan pendidikan modern. “Kami mendorong semua guru untuk terus berkreasi. Pembelajaran tidak harus selalu formal di dalam kelas. Kegiatan seperti kuis Ular Tangga ini membuktikan bahwa materi serius seperti Ekonomi dapat disajikan dengan cara yang santai namun tetap memiliki kedalaman akademis,” tegasnya.
Keberhasilan kuis Ular Tangga Raksasa ini diharapkan menjadi inspirasi bagi guru mata pelajaran lain di MAN 2 Tapanuli Tengah. Pihak madrasah berencana untuk menerapkan metode pembelajaran berbasis permainan yang serupa untuk mata pelajaran lain, seperti Sejarah, Geografi, atau bahkan Matematika. Inisiatif ini menegaskan komitmen MAN 2 Tapanuli Tengah dalam menciptakan lingkungan belajar yang holistik, di mana siswa dapat berkembang secara optimal melalui metode yang menyenangkan dan efektif.