MAN 2 Tapanuli Tengah Gelar Giat Berinfaq untuk Tanamkan Karakter Peduli

Sorkam Barat (Humas) – Jumat, 23 Januari 2026 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tapanuli Tengah terus berkomitmen membangun karakter religius dan jiwa sosial para siswanya melalui program Giat Berinfaq. Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan sekolah ini bertujuan untuk membiasakan seluruh warga madrasah, mulai dari siswa, guru, hingga staf kependidikan, agar memiliki empati yang tinggi terhadap sesama serta memahami pentingnya berbagi dalam ajaran Islam.

Pelaksanaan Giat Berinfaq ini biasanya dilakukan pada momen-momen tertentu, seperti saat apel pagi atau kegiatan keagamaan di hari Jumat. Dengan membawa kotak infaq yang diedarkan ke setiap barisan, para siswa tampak antusias menyisihkan sebagian uang jajan mereka. Pihak sekolah menekankan bahwa nilai yang diberikan bukanlah poin utama, melainkan konsistensi dan keikhlasan dalam memberi yang menjadi fokus pembelajaran karakter bagi para siswa.

Kepala MAN 2 Tapanuli Tengah, H. Muhammad Lufti Siambaton, M.Pd., menyampaikan bahwa dana yang terkumpul dari program ini dikelola secara transparan dan akuntabel oleh bendahara infaq. Peruntukannya pun sangat jelas, yakni disalurkan untuk pemeliharaan fasilitas ibadah di sekolah serta mendukung proses penimbunan pertapakan madrasah yang rencananya akan segera dibangun. Hal ini membuktikan bahwa peran madrasah tidak hanya sebatas transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga aksi nyata dalam pembangunan sarana pendidikan yang lebih baik.

Selain manfaat material bagi pembangunan fasilitas, kegiatan ini memberikan dampak psikologis yang positif bagi para siswa. Dengan berpartisipasi dalam Giat Berinfaq, siswa belajar untuk bersyukur atas nikmat yang mereka miliki dan menyadari bahwa kontribusi sekecil apa pun sangat berarti bagi kemajuan sekolah mereka. Suasana kekeluargaan di MAN 2 Tapanuli Tengah pun semakin erat karena adanya rasa memiliki terhadap masa depan madrasah.

Melalui konsistensi Giat Berinfaq, MAN 2 Tapanuli Tengah berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kesalehan sosial yang kuat. Program ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak percepatan pembangunan sarana fisik madrasah, sekaligus menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di wilayah Tapanuli Tengah dalam menggalakkan kemandirian melalui gerakan sedekah berjamaah.