
Sorkam Barat (Humas) – Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi salah satu perayaan penting yang digelar oleh MAN 2 Tapanuli Tengah. Tahun ini, perayaan tersebut dijadikan momen istimewa untuk merefleksikan kembali perjalanan hidup Rasulullah SAW dan meneladani akhlak mulianya. Acara yang dihadiri oleh seluruh siswa, guru, staf, serta komite madrasah ini berlangsung khidmat dan penuh makna. Berbagai rangkaian acara, seperti pembacaan ayat suci Al-Quran, lantunan sholawat, dan ceramah agama, disajikan untuk memperdalam pemahaman tentang risalah kenabian 20/9.
Kepala MAN 2 Tapanuli Tengah, H. Muhammad Lutfi Siambaton, M.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya meneladani sosok Rasulullah sebagai suri tauladan. “Peringatan Maulid Nabi bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi harus menjadi momentum bagi kita semua untuk mengintrospeksi diri dan mengaplikasikan nilai-nilai luhur yang dicontohkan oleh Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa dengan meneladani Rasulullah, diharapkan para siswa dapat menjadi generasi yang berakhlak mulia dan berprestasi.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh ustad yang sengaja di undang. Yang paling berkesan ustad yang di undang adalah alumni siswa dari MAN 2 Tapanuli Tengah. Beliau menyampaikan kisah-kisah tentang nabi yang wajib diteladani, menginspirasi serta tidak lupa menyelipkan lelucon agar para jama’ah tidak merasa bosan dan mengantuk. Ustad pencermah juga memotivasi siswa-siswi agar lebih bersemangat dalam belajar dan mengingat jasa-jasa orang tua dan guru.
Siswa-siswi MAN 2 Tapanuli Tengah turut berpartisipasi aktif dalam memeriahkan acara. Tim sholawat yang telah dibentuk beberapa waktu lalu tampil memukau dengan melantunkan sholawat-sholawat merdu, menambah suasana haru dan khusyuk. Beberapa siswa juga menampilkan pertunjukan seni Islami lainnya, seperti kaligrafi dan puisi. Partisipasi aktif ini menunjukkan antusiasme tinggi dari para siswa dalam memperingati hari lahir Rasulullah SAW.
Acara Maulid Nabi di MAN 2 Tapanuli Tengah ditutup dengan doa bersama. Semua yang hadir berharap agar peringatan ini tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi benar-benar membawa perubahan positif dalam diri masing-masing. Peringatan Maulid Nabi tahun ini diharapkan dapat memperkuat keimanan dan ketaqwaan, serta semakin menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW di hati seluruh warga madrasah.