MAN 2 Tapanuli Tengah Ikuti Bimtek ZI, Tekankan Branding dan Optimalisasi Layanan Publik

Sorkam Barat (Humas) – Dalam upaya mempercepat terciptanya lingkungan instansi yang bersih dan melayani, MAN 2 Tapanuli Tengah menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembangunan Zona Integritas (ZI) bagi Madrasah dan PTKIN Pilot Project 2025. Kegiatan strategis ini diikuti oleh jajaran pimpinan dan tim pelaksana ZI dengan fokus utama pada pemenuhan indikator area perubahan guna meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Senin, 27/04/26.

Dalam salah satu sesi materi, narasumber menekankan pentingnya komitmen berkelanjutan dalam perbaikan sarana prasarana. Pemateri menjelaskan bahwa keberhasilan dalam implementasi ZI akan berdampak langsung pada dukungan kebijakan di masa mendatang. “Akan ada alokasi penambahan anggaran di tahun berikutnya untuk pemenuhan kebutuhan layanan publik. Hal ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses pendidikan dan administrasi yang berkualitas tinggi di madrasah,” ujar Zulkifli OKH Pendis.

Selain aspek anggaran dan fasilitas, bimbingan teknis ini juga menyoroti pentingnya keterbukaan informasi dan komunikasi publik. Satuan kerja diharapkan tidak hanya bekerja di balik layar, tetapi juga mampu menunjukkan performa mereka kepada dunia luar. “Bapak dan Ibu juga harus bisa membangun branding. Kita harus memberi informasi ke luar sehingga masyarakat melihat perubahan dan prestasi yang telah kita capai,” tambah Zulkifli.

Menanggapi arahan tersebut, tim ZI MAN 2 Tapanuli Tengah menyatakan kesiapannya untuk memperkuat kanal-kanal informasi madrasah. Pembangunan branding akan difokuskan pada digitalisasi informasi layanan dan publikasi prestasi siswa maupun guru secara masif. Langkah ini diambil agar kepercayaan masyarakat terhadap institusi semakin meningkat seiring dengan peningkatan standar integritas di lingkungan internal madrasah.

Kegiatan Bimtek ini ditutup dengan penyusunan rencana aksi yang akan segera diimplementasikan sebagai bagian dari persiapan pilot project 2025. Dengan adanya jaminan penambahan anggaran untuk layanan publik dan strategi branding yang kuat, MAN 2 Tapanuli Tengah optimis dapat menjadi motor penggerak transformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Agama, sekaligus memberikan dampak nyata bagi kenyamanan seluruh warga madrasah dan masyarakat sekitar.