
Pandan (Humas)-MAN 3 Tapanuli Tengah kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan donasi kepada peserta didik yang terdampak banjir beberapa waktu lalu. Penyaluran bantuan ini berlangsung di halaman madrasah dan dihadiri oleh kepala madrasah, guru serta sejumlah wali peserta didik. Suasana penuh haru dan kebersamaan terasa saat bantuan didistribusikan kepada para peserta didik yang rumahnya mengalami kerusakan akibat bencana, Rabu(10/12).
Bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana yang dilakukan oleh donator, kepala madrasah, guru, pegawai serta warga madrasah. Selain uang tunai beberapa bentuk bantuan lain seperti sembako dan pakaian layak pakai juga turut diberikan. Aksi solidaritas ini menjadi wujud nyata kepedulian keluarga besar MAN 3 Tapteng dalam membantu meringankan beban para peserta didik.
Para guru dan pegawai yang terlibat dalam proses distribusi terlihat bekerja sama dengan penuh semangat. Mereka memastikan setiap peserta didik yang terdata sebagai korban banjir menerima bantuan sesuai kebutuhan. Sikap gotong royong dan solidaritas ini menunjukkan kuatnya rasa kekeluargaan di lingkungan madrasah.
Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah Hj. Juraida Siregar, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh guru yang telah menginisiasi gerakan donasi tersebut. Ia menegaskan bahwa madrasah bukan hanya menjadi tempat belajar tetapi juga tempat menumbuhkan nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial. “Bantuan ini bukan hanya materi tetapi juga bentuk kasih sayang kepada anak-anak kita,” ujarnya.
Beliau menambahkan bahwa peserta didik yang sedang mengalami masa sulit sangat membutuhkan dukungan moral agar tetap bersemangat mengikuti kegiatan belajar. Karena itu kehadiran guru dan donatur dianggap sangat berarti untuk menguatkan mental mereka. Pembagian donasi ini menjadi momen penting dalam membangun kembali optimisme para peserta didik.
Dalam sambutannya Kepala Madrasah juga menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh donatur yang telah berpartisipasi. “Atas nama keluarga besar MAN 3 Tapanuli Tengah saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donator, guru, pegawai dan warga madrasah yang telah dengan tulus menyisihkan rezekinya. Bantuan yang diberikan sangat berarti bagi peserta didik kami yang sedang berupaya bangkit setelah musibah ini,” ungkapnya.
Beliau turut mendoakan agar seluruh kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah. “Semoga segala kebaikan dan keikhlasan para donatur dibalas oleh Allah SWT dengan pahala yang berlipat ganda. Kepedulian ini menjadi bukti bahwa kita adalah satu keluarga besar yang siap saling membantu dalam situasi apa pun,” tambahnya.
Para peserta didik & orangtua penerima bantuan juga menunjukkan raut wajah penuh syukur. Sebagian dari mereka orangtua peserta didik Nazwa mengaku bahwa bantuan ini sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah banjir menggenangi rumah mereka. Dengan bantuan ini mereka dapat kembali fokus mengikuti proses pembelajaran di madrasah.
Para guru berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan sebagai bagian dari pendidikan karakter di MAN 3 Tapteng. Aksi kepedulian sosial diyakini dapat menguatkan nilai empati dan rasa tanggung jawab bersama dalam komunitas madrasah.
Dengan tersalurkannya bantuan ini keluarga besar MAN 3 Tapanuli Tengah berharap para peserta didik yang terdampak banjir dapat semakin kuat menghadapi situasi dan kembali beraktivitas dengan semangat baru. Semoga kepedulian ini menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terus berbagi kebaikan.(ms)