MAN 3 Tapteng Kobarkan Semangat Juang Melalui Doa Bersama untuk Kontingen Sumut OMI 2025

Pandan(Humas) – Dalam suasana penuh khidmat dan harapan MAN 3 Tapanuli Tengah melaksanakan kegiatan doa bersama untuk kontingen Sumatera Utara yang akan berlaga pada ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Nasional Tahun 2025. Kegiatan ini digelar di Lapangan MAN 3 Tapanuli Tengah,Selasa(12/11) dengan diikuti oleh seluruh guru, tenaga kependidikan dan peserta didik MAN 3 Tapanuli Tengah.

Doa bersama tersebut dipimpin oleh Jusri Tumanggor salah satu guru MAN 3 Tapanuli Tengah yang dikenal sebagai pembimbing keagamaan dan guru Bahasa Arab di madrasah. Dalam doanya Jusri mengajak seluruh peserta untuk memohon pertolongan dan ridha Allah SWT agar kontingen Sumatera Utara diberi kemudahan, kelancaran serta hasil terbaik di ajang OMI Nasional 2025.

Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah Hj. Juraida Siregar, S.Ag., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa doa bersama ini merupakan bentuk dukungan moral dan spiritual dari keluarga besar madrasah untuk para peserta didik terbaik asal Sumatera Utara yang mewakili provinsi di tingkat nasional. Ia menegaskan doa adalah kekuatan besar yang mampu menumbuhkan semangat juang dan keikhlasan dalam berkompetisi.

“Melalui kegiatan ini kita ingin menanamkan nilai kebersamaan, solidaritas dan semangat juang kepada seluruh peserta didik. Bahwa prestasi bukan hanya hasil usaha individu tetapi juga buah dari dukungan dan doa bersama,” ujar Kepala Madrasah.

Beliau juga menambahkan bahwa madrasah memiliki tanggung jawab moral untuk menanamkan karakter religius dan nasionalis kepada peserta didik. Salah satunya dengan membiasakan tradisi berdoa dan bersyukur dalam setiap langkah perjuangan, baik dalam belajar maupun berkompetisi.

Kegiatan doa bersama ini diikuti dengan penuh kekhusyukan. Seluruh peserta duduk berbaris rapi di Lapangan MAN 3 Tapanuli Tengah mendengarkan lantunan ayat suci Al-Qur’an sebelum doa dimulai. Suasana menjadi semakin haru ketika seluruh peserta menundukkan kepala mengaminkan doa untuk keberhasilan kontingen Sumatera Utara yang akan berjuang membawa nama baik madrasah dan daerah.

Kegiatan ditutup dengan pembacaan doa penutup dan harapan agar kegiatan ini menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik untuk terus berprestasi. Para guru dan peserta didik tampak antusias bahkan beberapa di antaranya menyatakan keinginannya untuk bisa menjadi bagian dari kontingen madrasah di masa mendatang.

Melalui kegiatan doa bersama ini MAN 3 Tapanuli Tengah tidak hanya menunjukkan kepedulian terhadap prestasi madrasah di tingkat nasional, tetapi juga meneguhkan peran madrasah sebagai lembaga pendidikan yang membentuk generasi berakhlak, berprestasi dan berjiwa perjuangan.(ms)