Menuju Keberhasilan WBK, Kemenag Tapteng Harus Perhatikan Pengisian SAKIP dengan Benar

Pandan (Humas) Jum’at 14 Maret 2025  Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah sedang berupaya keras untuk mencapai status Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Salah satu langkah penting dalam mencapai tujuan ini adalah dengan memperhatikan pengisian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) secara akurat dan tepat.

Pengisian SAKIP yang baik dan benar merupakan salah satu indikator utama dalam penilaian menuju WBK. SAKIP berfungsi sebagai alat untuk mengukur kinerja dan akuntabilitas instansi pemerintah, serta memastikan bahwa setiap program dan kegiatan dapat dipertanggungjawabkan. Kemenag Tapteng menyadari bahwa transparansi dan akuntabilitas adalah kunci dalam membangun kepercayaan masyarakat.

Kepala Kemenag Tapteng, Julsukri M. Limbong menjelaskan, “Pengisian SAKIP bukan hanya sekadar kewajiban administrasi, tetapi merupakan cerminan dari kinerja kita. Setiap data yang diinput harus akurat agar dapat mencerminkan realisasi kinerja instansi.”ujarnya

Julsukri juga menyampaikan hal –hal yang perlu di perhatikan dalam pengisian SAKIP di karenakan ini item penilaian yang harus di perhatikan yang pertama, Perencaan Kinerja, kedua pengukuran kinerja, ketiga pelaporan kinerja, dan terakhir ke empat evaluasi akuntabilitas kinerja internal.

Selain fokus pada pengisian SAKIP, Kemenag Tapteng juga melakukan berbagai inovasi dalam pelayanan publik. Implementasi teknologi informasi, seperti layanan online untuk pendaftaran pendidikan dan pernikahan, menjadi salah satu upaya untuk mempermudah akses masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kepuasan dan kepercayaan publik terhadap Kemenag Tapteng.

Kemenag Tapteng berkomitmen untuk terus memperbaiki diri dalam rangka reformasi birokrasi. “Kami bertekad untuk mempertahankan dan meningkatkan status WBK melalui evaluasi yang berkelanjutan. Ini bukan hanya tentang pencapaian, tetapi juga tentang membangun budaya kerja yang baik di lingkungan kami,” ungkap julsukri

Dengan segala upaya yang dilakukan, Kemenag Tapteng optimis dapat mencapai keberhasilan menuju WBK. Pengisian SAKIP yang benar, inovasi dalam pelayanan, dan komitmen terhadap akuntabilitas akan menjadi fondasi kuat untuk menciptakan pelayanan publik yang bersih dan transparan.

Kemenag Tapteng berharap keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi instansi lain dalam upaya memberantas korupsi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.