
Lopian (Humas) Senin, 08 September 2025 – MIN 6 Tapanuli Tengah menyelenggarakan upacara bendera rutin dengan penekanan khusus pada pentingnya adab dan akhlak mulia bagi siswa. Upacara yang digelar di halaman sekolah ini dihadiri oleh Kepala Madrasah, seluruh siswa, guru, dan staf sekolah. Pembina upacara dalam amanatnya menyoroti bahwa adab merupakan fondasi utama yang harus dimiliki setiap peserta didik, bahkan lebih tinggi daripada ilmu pengetahuan itu sendiri .
Dalam amanatnya, pembina upacara, Nurfauziah, S.Pd.I mengutip pepatah, “Ilmu tanpa adab seperti pohon tanpa akar,” yang menggambarkan betapa crucial-nya adab dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan bahwa ilmu yang tinggi tanpa diiringi adab yang baik hanya akan merusak nilai ilmu tersebut. Beberapa contoh adab yang ditekankan termasuk menghormati orang tua dan guru, bersikap jujur, rendah hati, serta menggunakan bahasa yang santun . Ujarnya
Pesan ini sejalan dengan tujuan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembentukan karakter peserta didik sebagai salah satu prioritas utama pendidikan Indonesia. Pendidikan nasional tidak hanya bertujuan mencerdaskan bangsa tetapi juga membentuk manusia yang berakhlak mulia, beriman, dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa .
Kepala MIN 6 Tapanuli Tengah, Masyhur Tanjung, S.Ag, Menyampaikan Bahwa Kegiatan upacara bendera sendiri merupakan salah satu agenda wajib di sekolah, sebagaimana diatur dalam Permendikbud No. 22 Tahun 2018 tentang Pedoman Upacara Bendera di Sekolah. Upacara tidak hanya menjadi sarana untuk menanamkan nasionalisme tetapi juga medium untuk menyampaikan pesan-pesan moral dan karakter . Ungkapnya
MIN 6 Tapanuli Tengah berkomitmen untuk terus menanamkan nilai-nilai adab melalui berbagai kegiatan, termasuk upacara bendera. Diharapkan, siswa tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga menjadi generasi yang berakhlak mulia dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat dan negara.