
Tapanuli Tengah, 8 Agustus 2025 – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 7 Tapanuli Tengah mendapat kunjungan istimewa dari tim Roadshow Sumut Bercerita yang digagas oleh Dompet Dhuafa Waspada, dalam rangka kampanye “Penerus Kebaikan” dan penggalangan donasi kemanusiaan untuk Palestina(7/8).
Kegiatan yang berlangsung di lapangan madrasah tersebut menghadirkan dua pendongeng inspiratif, Kak Husen dan Kak Ardian, yang dengan penuh semangat membawakan kisah penuh makna kepada siswa-siswi kelas 4 hingga kelas 6.
Dalam penyampaian ceritanya, Kak Husen membuka kisah tentang Nabi Yusuf AS yang diejek dan dibuang oleh saudara-saudaranya. Cerita ini disampaikan dengan gaya yang menyentuh dan interaktif, mengajak anak-anak untuk belajar tentang kesabaran, keikhlasan, dan kekuatan doa di tengah ujian kehidupan. Pesan moral dari kisah Nabi Yusuf pun dikaitkan dengan kondisi anak-anak di Palestina yang juga mengalami penderitaan, namun tetap tegar dan berharap pada pertolongan Allah.
Kak Ardian turut menyampaikan ajakan kepada para siswa untuk menjadi “penerus kebaikan” dengan membantu saudara-saudara kita di Palestina. Melalui celengan cinta dan semangat berbagi, para siswa didorong untuk menyisihkan sebagian uang jajan mereka sebagai bentuk kepedulian.
Kepala MIN 7 Tapanuli Tengah, Hj. Juslaini Munthe, S.Ag, MM menyambut baik kegiatan ini. “Ini adalah momen edukatif yang sangat bermanfaat. Tidak hanya menumbuhkan empati anak-anak terhadap sesama muslim di Palestina, tetapi juga menyemai nilai-nilai karakter mulia melalui kisah nabi yang diteladani,” ujar beliau.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan simbolis donasi dari siswa MIN 7 Tapanuli Tengah kepada tim Dompet Dhuafa Waspada, yang disambut dengan haru dan semangat solidaritas.
Dengan terselenggaranya acara ini, MIN 7 Tapanuli Tengah menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap isu-isu kemanusiaan global, serta membuktikan bahwa sejak dini anak-anak Indonesia dapat dididik untuk menjadi generasi yang peduli dan bertanggung jawab.