
Tapanuli Tengah (Humas) – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 7 Tapanuli Tengah. Dilanda banjir pada hari Selasa, 18 November 2025. Hujan deras yang mengguyur wilayah Tapteng dalam beberapa hari terakhir menyebabkan meluapnya air hingga merendam kompleks sekolah, mengganggu proses belajar mengajar serta melumpuhkan aktivitas administrasi.
Banjir mulai menggenangi area sekolah pada pagi hari. Ketinggian air di halaman sekolah mencapai lutut orang dewasa. Aktivitas sekolah di laksanakan secara daring arena kondisi yang tidak memungkinkan setelah air mulai surut pada sore hari, semangat kebersamaan langsung terlihat di lingkungan MIN 7 Tapteng. Seluruh guru bersama dengan beberapa murid yang tinggal di sekitar sekolah, berinisiatif melakukan gotong royong pembersihan.
Dengan peralatan seadanya, guru dan murid bahu-membahu membersihkan sisa-sisa lumpur dan kotoran yang menempel di lantai ruang kelas, kantor guru, dan kantor kepala sekolah.
”Kami tidak bisa menunggu lebih lama. Sekolah ini harus segera bersih agar kegiatan belajar bisa segera normal,” ujar salah satu guru sambil menyikat lantai. “Semangat anak-anak juga luar biasa, mereka ikut membantu membuang sampah dan mengangkut air kotor.”
Kepala MIN 7 Tapteng, yang kantornya juga terendam, menyatakan rasa terima kasihnya atas kerja keras dan solidaritas yang ditunjukkan. “Melihat semua guru dan anak-anak murid bergotong royong seperti ini, kami yakin sekolah akan cepat pulih. Prioritas kami adalah mengeringkan ruangan dan memastikan semua aman sebelum siswa kembali belajar.”
Pihak sekolah berharap proses pembersihan dapat rampung dalam waktu dekat agar siswa tidak kehilangan waktu belajar terlalu lama.