MTsN 2 Tapanuli Tengah: Raih 4 Emas dan 3 Perunggu di Open Kejuaran Ikatan Pencak Silat Indonesia Kabupaten Padang Lawas Utara CUP I

Pinangsori (Humas). Kawati, S.Pd. selaku Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Tapanuli Tengah kembali menginformasikan bahwa madrasah yang dipimpinnya berhasil meraih 4 medali emas, 3 Medali Perunggu dalam rangka Open Kejuaran Ikatan Pencak Silat Indonesia Kabupaten Padang Lawas Utara CUP I yang diselenggarakan Mulai Tanggal 31 Agustus 2024 s.d 03 September 2024.

Suatu prestasi yang menggembirakan, tidak hanya bagi madrasah, terlebih bagi peserta didik yang telah ikut berjuang pada Kegiatan tersebut. Sebagaimana yang disampaikan oleh Zaky Khairi Nasution, salah satu peraih medali emas pada ajang tersebut.

“Alhamdulillah kami berhasil membawa nama baik MTsN 2 Tapanuli Tengah di ajang pencak silat dalam rangka Open Kejuaran Ikatan Pencak Silat Indonesia Kabupaten Padang Lawas Utara CUP I semoga kami bisa terus mempertahankan prestasi ini, bahkan bisa lebih meningkat lagi,” ujar Zaky.

Ia juga berharap akan memiliki kesempatan untuk maju pada kegiatan di tingkat yang lebih menantang dan bisa mengharumkan nama Madrasah.

Selain itu, Eka Rahmawati yang juga peraih medali Emas menuturkan “Saya bersyukur meski berat pertandingan final ini namun akhirnya saya berhasil meraih Medali Emas.

Adapun siswa siswi yang berhasil meraih Medali Emas ada 4 orang yaitu atas nama Zaky Khairi Nasution, Eka Rahmawati, Arifin, dan Linda. Sedangkan 3 orang meraih Medali Perunggu yaitu atas nama Fitri, Aulia dan Saidi.

Iskandar selaku Pelatih Pencak Silat di MTsN 2 Tapanuli Tengah Menuturkan Perjuangan siswa/i MTsN 2 Tapanuli Tengah untuk sampai pada saat ini tidaklah mudah karena terlebih dahulu harus melalui babak penyisihan artinya Perjuangan anak-anak cukup berat untuk bisa sampai pada babak final. Mereka harus mempersiapkan Fisik dan Mental yang kuat.

Semua anak anak akan terus kita bawa di ajang pertandingan yang lebih menantang agar mereka lebih terbiasa mengasah Mental,Fisik,Pengalaman sekaligus untuk mempererat silaturrahmi sesama pemain pencak silat di berbagai perguruan” ujar Kandar. D.S.