
Pandan (Humas) – Menjadi Imam dalam shalat berjamaah menjadi satu kebanggaan yang tidak hanya dirasakan oleh orang yang bersangkutan, tetapi juga kebanggan bagi orang tua, guru, sahabat dan lainnya. Karena itu, pihak MTsN 1 Tapanuli Tengah, pada ramadhan kali ini, melatih siswa untuk menjadi imam dalam sholat berjamaah yang dilakukan di Madrasah.
Nuralya Siambaton, (WKM bidang Humas) mengatakan, “kita mencoba untuk melatih setiap siswa laki-laki, minimal dia pernah menjadi imam selama bersekolah di Madrasah ini, tentunya, dengan memperhatikan bacaan siswa yang akan diterjunkan menjadi imam, walau masih di lingkungan masyarakat.” Ucapnya, pada Rabu (19/04/2025).
Hal senada juga disampaikan oleh Al ustad, Pendi Sigalingging, salah seorang guru di MTsN 1 Tapanuli Tengah, menurutnya, jika tidak dari dini kita ajari anak untuk mampu menjadi imam, lalu kapan lagi.” Paparnya. Kita juga tidak hanya melatih menjadi imam, tetapi juga dzikir sesudah sholat dan memimpin doa, juga kita ajarkan kepada siswa.” Lanjutnya lagi.
Surya, salah seorang siswa, yang sudah beberapa kali menjadi imam di madrasah ini berkata bahwa, “ia cukup merasa bahagia dan senang, karena di madrasah ini dia merasa lebih bermanfaat, karena bisa memimpin sholat para siswa, masih kecil bisa menjadi Imam, kenapa tidak, walau sekarang hanya di mesjid Madrasah, Insya Allah kedepannya, mampu menjadi Imam di Mesjid Besar Lainnya.”terangnya.
Semoga kedepannya, siswa-siswa yang masih belum mampu dan mau untuk menjadi imam di mesjid Madrasah ini, Allah bukakan hatinya, dan Allah beri kemampuan untuk bisa menjadi Imam kelak, agar syiar Islam dan pengamalan agama Islam tetap terjaga. Tutupnya.