
Pandan (Humas) Pembimbingan tahfiz (hafalan Al-Qur’an) bagi siswa kelas 6 di MIN 1 Tapanuli Tengah merupakan salah satu program unggulan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan spiritual dan karakter siswa melalui pendalaman Al-Qur’an. Program ini dilaksanakan secara rutin dan terstruktur sebagai bagian dari kegiatan pembelajaran agama Islam di sekolah. Siswa kelas 6, sebagai jenjang akhir di tingkat madrasah ibtidaiyah, diberikan perhatian khusus agar mereka dapat menyelesaikan target hafalan yang telah ditentukan sebelum lulus.(10/05/2025)
Metode pembimbingan yang digunakan meliputi talaqqi (menyimak langsung dari guru), murojaah (mengulang hafalan yang telah dipelajari), dan evaluasi berkala untuk menilai kemajuan hafalan siswa. Guru pembimbing tahfiz memberikan bimbingan secara personal maupun kelompok kecil, guna memastikan setiap siswa memperoleh perhatian yang cukup sesuai dengan kemampuan dan perkembangan mereka masing-masing. Selain itu, pendekatan yang digunakan juga mencakup motivasi dan pembinaan karakter, agar siswa tidak hanya menghafal secara mekanis tetapi juga memahami makna dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.
Mullimah Hernawati Barutu, S.Pd.I, Amriyani Hutabarat, S.Pd.I, Yunita Simamora, S.Pd, dan Fitriani Pohan, S.Pd.I selaku guru pembimbing Tahfiz. program tahfiz ini dilaksanakan di halaman Madrasah. jadwal hafalan yang disusun sistematis, serta dukungan dari orang tua melalui kegiatan hafalan di rumah. Kerjasama antara pihak sekolah, guru, dan orang tua sangat ditekankan agar proses hafalan berjalan lancar dan berkesinambungan. Kegiatan ini juga didukung oleh program keagamaan lain seperti shalat dhuha berjamaah, kultum siswa, dan lomba-lomba islami yang relevan.
Hasil dari pembimbingan tahfiz ini tidak hanya terlihat dari jumlah ayat yang dihafal siswa, tetapi juga dari peningkatan kedisiplinan, ketekunan, dan sikap religius dalam kehidupan sehari-hari. Program ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang cinta Al-Qur’an dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Dengan demikian, tahfiz bukan hanya menjadi prestasi akademik, tetapi juga sarana pembentukan karakter islami yang kuat sejak usia dini. (KN).