
Pandan (Humas). Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah, Novita Hutapea, S.Th, melaksanakan pembinaan iman pada warga binaan di Lembaga Pemasyarakan Umum Barus. Peserta yang terlibat pada Pembinaan iman berjumlah 11 orang warga binaan. Pembinaan dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan Barus Kec. Barus Kab. Tapanuli Tengah Pada hari Rabu (28/10).
Dalam penyuluhan itu, Novita mengangkat tema “Harga Mengikut Kristus” dari nats utama Lukas 14:25-33. Ia menjelaskan bahwa banyak orang berbondong-bondong mengikuti Yesus. Berarti, Yesus telah menjadi populer di masyarakat atau menjadi tokoh idola banyak orang. Yesus, sebagai pemimpin yang bijaksana, menyampaikan hal-hal yang sangat prinsip bagi iman Kristen kepada para pendengar-Nya. Dia berkata, “Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.”
Novita juga mengatakan, harga mengikut Kristus merujuk pada konsep bahwa menjadi pengikut Kristus dan menjalani kehidupan kristus tidaklah gratis, tetapi memerlukan pengorbanan dan komitmen yang sungguh-sungguh. Yesus Kristus sendiri mengajarkan bahwa mengikuti Dia, seseorang harus rela meninggalkan hal-hal yang penting bagi dirinya, seperti harta benda, status, dan bahkan keluarganya demi mengikuti Dia dan memenuhi panggilah Ilahi.
Mengikut Kristus berarti mengakui kedaulatan Yesus atas seluruh hidup kita, menempatkan Dia di atas segalanya, dan berkomitmen untuk hidup sesuai dengan teladan-Nya, bahkan jika itu menuntut pengobanan besar, ungkap Penyuluh yang bertugas di kecamatan Barus itu.
Ada beberapa Nilai nilai dasar dalam kehidupan sehari hari yang perlu dipraktekan dalam kehidupan yaitu kasih tanpa batas, kerendahan hati pengampunan dan belas kasihan. Melalui kegiatan ini kaum binaan diharapkan benar benar mampu menjadi murid sejati yang menyerahkan totalitas hidupnya kepada Yesus, dengan mengasihi-Nya melebihi siapapun, siap mengorbankan harta dan kepentingan pribadi, serta memikul salibnya sendiri untuk mengikuti teladanNya.
Di akhir penyuluhan para warga binaan diberikan kesempatan membagi pengalaman iman terkait bacaan Injil yang barusan didengarkan. Beliau juga berharap selepas warga binaan Kembali ke lingkungan Masyarakat, mereka dapat terus berdiri teguh dalam imannya dan tidak pernah goyah dalam hal apapun.